Kadis Pendidikan Simalungun Frits Ueki Prapanca Damanik Ajak Pemuda Terus Berkarya pada Peringatan Sumpah Pemuda 2026

Bagikan:➤☎
Waktu baca 4 menitDiperbarui 28 Oktober 2026, 01:41 WIB

Momentum Sumpah Pemuda Jadi Panggilan Berkarya bagi Generasi Muda Simalungun

SIMALUNGUN, NUSANTARA NEWS TODAY – Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2026 menjadi momentum bagi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Frits Ueki Prapanca Damanik, untuk mengajak seluruh generasi muda agar terus menanamkan semangat patriotisme, meningkatkan kualitas diri, serta berperan aktif dalam proses pembangunan bangsa dan negara.

Bagi Frits, hari bersejarah ini bukan sekadar ritual tahunan yang diperingati secara seremonial. Lebih dari itu, Sumpah Pemuda adalah pengingat hidup tentang betapa besar tanggung jawab yang diemban oleh setiap anak muda Indonesia untuk menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan karya-karya nyata.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Tema “Patriotik, Gigih, Berempati” Jadi Roh Peringatan Tahun Ini

Peringatan Sumpah Pemuda 2026 di Kabupaten Simalungun dilandasi semangat tema nasional “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.” Tema ini mencerminkan harapan besar agar generasi muda tidak hanya mewarisi cita-cita para pendahulu, tetapi juga tampil sebagai agen perubahan yang memberikan dampak positif dan konkret bagi masyarakat luas.

Frits Ueki Prapanca Damanik menyampaikan bahwa nilai patriotik harus diwujudkan bukan hanya dalam kata-kata, melainkan dalam tindakan sehari-hari, mulai dari disiplin dalam belajar, menjunjung tinggi kejujuran, hingga berkontribusi dalam lingkungan sekitar. Sementara semangat gigih mendorong pemuda untuk tidak mudah menyerah menghadapi tantangan, dan nilai empati mengajak mereka untuk senantiasa peka terhadap kondisi sosial di sekitar mereka.

Pendidikan sebagai Fondasi Pembentuk Generasi Berkarakter

Sebagai pemimpin di bidang pendidikan, Frits menekankan bahwa sekolah dan lingkungan pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Institusi pendidikan diharapkan tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang subur bagi tumbuhnya nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, toleransi, dan rasa persaudaraan.

Ia juga mendorong agar seluruh pemangku kepentingan di dunia pendidikan, mulai dari guru, kepala sekolah, hingga orang tua, bersinergi dalam menciptakan ekosistem belajar yang tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademis, tetapi juga kuat secara moral dan berjiwa sosial tinggi.

Menurut Frits, generasi muda yang berkarakter dan berintegritas adalah aset terbesar yang dimiliki Kabupaten Simalungun untuk menghadapi persaingan di era global. Karena itu, investasi dalam pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi akademik dan keterampilan hidup para pelajar.

Keberagaman Bukan Penghalang, Melainkan Kekuatan Bersama

Sumpah Pemuda juga membawa pesan universal yang sangat relevan hingga hari ini: bahwa perbedaan suku, agama, bahasa, dan latar belakang budaya bukanlah sumber perpecahan, melainkan kekayaan yang harus dirawat dan dijaga bersama. Frits menggarisbawahi pentingnya pesan ini, khususnya di tengah masyarakat Simalungun yang dikenal majemuk dan penuh dengan keragaman budaya.

Ia mengajak seluruh pelajar dan pemuda di Kabupaten Simalungun untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan kelemahan. Semangat gotong royong, saling menghormati, dan toleransi harus terus dipupuk agar persatuan bangsa tetap kokoh dan tidak mudah terkikis oleh berbagai pengaruh negatif yang bisa datang dari mana saja, termasuk dari arus informasi yang tidak selalu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Teknologi Harus Dimanfaatkan Secara Positif dan Bertanggung Jawab

Di era digital yang terus berkembang pesat, Frits turut mengingatkan agar para pemuda mampu bersikap bijak dalam memanfaatkan teknologi. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membuka peluang yang sangat luas bagi generasi muda untuk belajar, berinovasi, dan berkreasi tanpa batas ruang dan waktu.

Namun di sisi lain, teknologi juga menghadirkan tantangan tersendiri. Frits mengimbau agar para pelajar dan pemuda di Simalungun menggunakan teknologi secara positif dan bertanggung jawab, menjauhi konten negatif, tidak mudah terpengaruh hoaks, serta memanfaatkan platform digital sebagai sarana produktif untuk mengembangkan potensi diri dan memperluas wawasan kebangsaan.

Seruan Bersatu dan Terus Berkarya untuk Masa Depan Indonesia

Mengakhiri pesannya dalam semangat peringatan Sumpah Pemuda 2026, Frits Ueki Prapanca Damanik mengajak seluruh pelajar dan pemuda Simalungun untuk semakin giat belajar, berani bermimpi besar, dan tidak pernah berhenti berkarya. Setiap langkah kecil yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, kata dia, adalah kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemuda Indonesia atas peringatan hari bersejarah ini, seraya berharap agar api semangat Sumpah Pemuda terus menyala dalam hati setiap anak muda, tidak hanya pada tanggal 28 Oktober, tetapi setiap hari sepanjang tahun.

“Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026. Mari terus kobarkan semangat persatuan, perkuat karakter, dan wujudkan generasi muda yang patriotik, gigih, serta berempati demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” demikian pesan Frits Ueki Prapanca Damanik, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun.

Pimred: Suleman Sinulingga
Pimpinan Umum: Fernando Albert Damanik

👁️ Dilihat: 4,534 kali
Gambar Gravatar
Penulis

Redaksi

Tim redaksi Nusantara News Today.

Lihat artikel lainnya
Nusantara News Popup - Boss WA

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar