Bappilu PSI Simalungun Serukan Generasi Z Masuk Gelanggang Politik
SIMALUNGUN, Nusantara News Today — Di sela-sela pelaksanaan Rapat Konsolidasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Simalungun, Jumat (2/10/2026), Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PSI Simalungun, Jan Roiko Purba, S.Pd, secara terbuka menyampaikan ajakan kepada generasi muda, khususnya Generasi Z, untuk tidak alergi terhadap dunia politik.
Dalam forum tersebut, Jan Roiko menegaskan bahwa sikap apatis anak muda terhadap politik justru memberi ruang bagi pihak-pihak yang belum tentu berorientasi pada kepentingan publik untuk mendominasi ruang pengambilan keputusan. Oleh sebab itu, PSI Simalungun menyatakan diri membuka pintu selebar-lebarnya bagi Gen Z yang ingin berjuang melalui jalur politik.
Politik Bukan Milik Segelintir Orang
“Gen Z memiliki ide-ide segar, kepekaan terhadap teknologi, serta semangat perubahan yang sangat tinggi. Politik adalah instrumen paling efektif untuk mengintervensi kebijakan publik. Jika anak muda yang baik dan cerdas menjauhi politik, ruang-ruang keputusan akan diisi oleh pihak lain. Oleh karena itu, kami di PSI Simalungun membuka pintu selebar-lebarnya bagi Gen Z untuk berjuang bersama,” ujar Jan Roiko Purba dalam keterangannya di sela rapat konsolidasi.
Pernyataan tersebut mencerminkan kekhawatiran yang selama ini kerap disuarakan para pegiat demokrasi: bahwa rendahnya keterlibatan anak muda dalam politik bukan semata persoalan minat, melainkan juga soal ada tidaknya ruang yang memberi mereka kesempatan nyata untuk berpartisipasi dan bersuara.
Jan Roiko menekankan bahwa anak muda tidak boleh hanya berperan sebagai penonton atau sekadar penikmat kebijakan yang dihasilkan oleh orang lain. Ia mendorong Gen Z untuk berani mengambil posisi sebagai pengambil keputusan demi kemajuan daerah, termasuk di Kabupaten Simalungun.
PSI Dinilai Jadi Wadah yang Relevan bagi Gen Z
Sebagai partai yang konsisten mengusung narasi anak muda dan kesetaraan, PSI dianggap menjadi salah satu ruang yang relevan bagi generasi muda Simalungun untuk menyalurkan gagasan dan energi perubahan. Beragam isu yang dekat dengan keseharian Gen Z — mulai dari digitalisasi layanan publik, penciptaan lapangan kerja kreatif, pelestarian lingkungan hidup, hingga transparansi tata kelola pemerintahan daerah — dinilai dapat diperjuangkan secara lebih efektif dari dalam partai.
Melalui keterlibatan aktif kader muda, DPD PSI Simalungun berharap gagasan-gagasan inovatif yang selama ini hanya beredar di ruang diskusi dan media sosial dapat bertransformasi menjadi kebijakan konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Simalungun.
Konsolidasi Internal untuk Perkuat Struktur Partai
Rapat konsolidasi DPD PSI Simalungun yang menjadi latar pernyataan tersebut digelar untuk memperkuat struktur organisasi partai, mulai dari tingkat daerah hingga kecamatan. Selain membahas peta kekuatan internal, rapat tersebut juga merumuskan agenda strategis pengkaderan yang inklusif dan ramah bagi kalangan muda.
Penguatan struktur dari akar rumput dinilai penting sebagai fondasi jangka panjang, terutama untuk memastikan kader-kader yang kelak maju dalam kontestasi elektoral memiliki bekal kapasitas dan jaringan yang memadai di tingkat lokal.
Komitmen Berikan Ruang Kepemimpinan Nyata
Jan Roiko Purba menegaskan bahwa Bappilu PSI Simalungun tidak sekadar mengajak anak muda secara retorika semata. Pihaknya berkomitmen untuk memberikan ruang kepemimpinan yang nyata, menyelenggarakan pendidikan politik yang terstruktur, serta menyiapkan panggung bagi kader-kader Gen Z yang benar-benar ingin mengabdi dan memberikan kontribusi bagi masyarakat Simalungun.
“Kami siap memberikan ruang kepemimpinan, pendidikan politik, serta panggung nyata bagi kader Gen Z yang ingin mengabdi bagi masyarakat Simalungun,” ucap Jan Roiko Purba, S.Pd.
Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa PSI Simalungun tidak hanya membutuhkan dukungan suara dari generasi muda, tetapi juga menginginkan kehadiran mereka sebagai pelaku aktif — bukan hanya sebagai konstituen pasif yang datang di hari pemungutan suara lalu menghilang.
Relevansi Keterlibatan Gen Z dalam Demokrasi Lokal
Ajakan yang disampaikan Jan Roiko Purba sejalan dengan tren nasional yang menunjukkan besarnya proporsi pemilih muda dalam setiap pemilihan umum. Generasi Z dan milenial secara kolektif membentuk segmen pemilih terbesar di Indonesia, termasuk di daerah-daerah seperti Kabupaten Simalungun.
Namun, besarnya jumlah pemilih muda belum selalu berbanding lurus dengan tingkat keterwakilan mereka dalam jabatan-jabatan publik maupun struktur partai politik. Kondisi inilah yang ingin diubah oleh PSI Simalungun melalui pendekatan inklusif dan terbuka yang ditawarkan dalam forum konsolidasi tersebut.
Dengan membuka jalur partisipasi yang lebih aksesibel, PSI Simalungun berharap dapat menjadi jembatan antara energi perubahan yang dimiliki Gen Z dengan mekanisme formal demokrasi yang selama ini kerap terasa jauh dan tidak relevan di mata anak muda.
Pimred: Suleman Sinulingga
Pimpinan Umum: Fernando Albert Damanik

























Komentar