AEK NABARA, 21 November 2025 – Haruka dan Lukita, dua anak di bawah umur, dilaporkan hidup dalam kondisi kesulitan ekonomi setelah diduga ditelantarkan oleh ayah kandung mereka, berinisial SD. Dugaan pengabaian tanggung jawab ini muncul sejak terjadinya perselisihan antara SD dan istrinya, ibu dari kedua anak tersebut.
Ibu Haruka dan Lukita, yang kini menjadi penanggung jawab tunggal, mengaku terpaksa memikul beban nafkah dengan pekerjaan serabutan. Ia mengklaim bahwa sejak berpisah tempat tinggal, SD tidak pernah memberikan uluran tangan atau memenuhi kewajiban nafkah terhadap kedua anaknya.
Tuntutan Hak dan Kejelasan Status
Istri SD, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan telah berulang kali mencoba berkomunikasi dengan SD untuk mencari penyelesaian. Namun, ia menyebut bahwa suaminya tidak menunjukkan etiket baik untuk memperbaiki hubungan atau menunaikan tanggung jawabnya sebagai ayah.
“Saya hanya menuntut hak anak-anak saya dan hak kami saat saya masih berstatus istrinya. Apa yang dulu kami perjuangkan bersama harus dibagi, dan tanggung jawab sebagai seorang ayah harus ditunaikan SD,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Ironisnya, saat ini SD dilaporkan telah menjalin hubungan asmara dengan perempuan lain, sementara status pernikahannya dengan ibu Haruka dan Lukita belum jelas, yakni tidak ada perceraian resmi.
“Kini saya hanya berharap status saya diperjelas dan pertanggungjawaban terhadap anak-anak kami. Dia melalaikan dan meninggalkan kami tanpa status,” ungkap ibu Haruka.
Pihak istri berharap SD segera mengambil langkah nyata untuk menunaikan tanggung jawabnya, baik secara hukum maupun moral, terhadap Haruka dan Lukita.
By Sinulingga ️















