LABUHANBATU SELATAN – Praktik dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Desa Kalangan Sari, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), dilaporkan kian mengkhawatirkan. Lambatnya respons dari aparat penegak hukum setempat memicu keresahan mendalam di tengah masyarakat, bahkan memunculkan ancaman aksi sepihak jika situasi ini terus dibiarkan tanpa penanganan serius.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan pada Senin (11/5/2026), aktivitas peredaran barang haram tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan dilakukan secara terang-terangan. Kondisi ini membuat warga merasa tidak nyaman dan terancam, mengingat dampak sosial yang ditimbulkan mulai merusak tatanan keamanan di desa tersebut.
## Dugaan Keterlibatan Bandar yang Disebut ‘Kebal Hukum’
Berdasarkan penelusuran tim investigasi dan informasi dari berbagai sumber di lapangan, aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut diduga kuat dikendalikan oleh seorang oknum berinisial DK alias Dian Konco. Nama tersebut santer dibicarakan warga sebagai sosok yang licin dan seolah tidak tersentuh oleh hukum.
Warga menyebutkan bahwa aktivitas DK beserta jaringannya telah menciptakan atmosfer ketakutan. Meski identitas dan lokasi kegiatannya disinyalir sudah menjadi rahasia umum, hingga kini belum ada tindakan tegas yang mampu menghentikan operasional bisnis haram tersebut. Hal inilah yang kemudian memicu spekulasi liar di tengah masyarakat mengenai adanya kekuatan besar di balik aktivitas DK.
“Kami merasa lingkungan sudah tidak aman lagi. Kasus pencurian ternak hingga hasil kebun sawit meningkat tajam, yang kami duga kuat akibat maraknya pemakai narkoba di sini,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan pribadinya.
## Dampak Sosial: Maraknya Kriminalitas di Lingkungan Warga
Keresahan warga bukan tanpa alasan. Meningkatnya peredaran narkoba di Desa Kalangan Sari berbanding lurus dengan tingginya angka kriminalitas skala kecil namun masif. Pencurian kelapa sawit milik warga dan hilangnya hewan ternak menjadi keluhan harian yang diduga dilakukan oleh para pecandu untuk memenuhi kebutuhan membeli sabu.
Situasi ini menciptakan efek domino yang merusak ekonomi warga kelas menengah ke bawah. Warga yang mayoritas bergantung pada hasil perkebunan kini harus ekstra waspada menjaga aset mereka, sementara peredaran narkoba seolah dibiarkan tumbuh subur tanpa hambatan berarti dari pihak berwenang.
## Masyarakat Desak Ketegasan Kapolsek Kotapinang
Ketidakpuasan masyarakat kini memuncak dan mengarah pada kinerja Polsek Kotapinang. Warga menilai, sejauh ini belum ada langkah konkret atau operasi penangkapan yang signifikan terhadap bandar besar di wilayah mereka. Patroli yang dilakukan dianggap hanya sebatas formalitas tanpa menyentuh akar persoalan.
Kondisi ini memicu krisis kepercayaan terhadap komitmen kepolisian dalam memberantas narkoba di wilayah hukum Labuhanbatu Selatan. Warga mendesak Kapolsek Kotapinang untuk segera mengambil tindakan nyata dan tidak membiarkan keresahan ini berlarut-larut.
“Jangan biarkan kami berasumsi bahwa pihak berwajib tutup mata. Kami butuh bukti nyata berupa penangkapan, bukan sekadar patroli formalitas. Jika terus dibiarkan, kami khawatir masyarakat akan kehilangan kesabaran,” tegas seorang tokoh pemuda setempat yang turut memantau situasi tersebut.
## Potensi Aksi Main Hakim Sendiri Akibat Krisis Kepercayaan
Situasi di Desa Kalangan Sari saat ini berada di titik jenuh yang sangat krusial. Jika aspirasi dan laporan masyarakat terus diabaikan, dikhawatirkan akan terjadi tindakan anarkis atau aksi main hakim sendiri oleh massa yang frustrasi.
Masyarakat meminta Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Labuhanbatu Selatan untuk turun tangan memantau langsung kinerja jajaran di bawahnya. Intervensi dari tingkat yang lebih tinggi dinilai perlu guna memastikan penegakan hukum berjalan tanpa pandang bulu, terutama dalam memutus rantai peredaran narkoba yang diduga melibatkan DK alias Dian Konco.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada Kapolsek Kotapinang terkait langkah strategis dan tanggapan atas keluhan masyarakat Desa Kalangan Sari. Publik menunggu langkah nyata kepolisian untuk mengembalikan rasa aman di Bumi Labuhanbatu Selatan.
Laporan Team Biro Labuhanbatu
Editor: Fernando Albert Damanik
Dilihat: 1 kali


















Komentar