Hercules Telepon Bahar bin Smith, Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Kasus Pengeroyokan

Bagikan:
Waktu baca 3 menitDiperbarui 31 Agustus 2026, 02:06 WIB

Hercules Pilih Komunikasi Langsung Tanggapi Tantangan Bahar bin Smith

JAKARTA — Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshall atau yang dikenal dengan Hercules, mengambil langkah yang tidak terduga dalam menanggapi tantangan terbuka dari Habib Bahar bin Smith. Alih-alih meladeni ajakan duel, Hercules justru memilih menghubungi Bahar melalui sambungan telepon. Komunikasi ini bertujuan untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatan kelompoknya dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiawan, seorang pedagang cermin, di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, setelah demonstrasi pada 27 Agustus 2026.

Sebelumnya, polemik mencuat setelah Habib Bahar bin Smith menyampaikan pernyataan keras saat mendatangi keluarga korban Bambang Setiawan. Dalam kesempatan itu, Bahar mendesak agar pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan segera dikumpulkan dan menyatakan kesiapannya untuk menghadapi siapa pun yang bertanggung jawab. Ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku. Pernyataan ini kemudian berkembang luas, terutama setelah muncul informasi yang mengaitkan kasus pengeroyokan tersebut dengan kelompok GRIB Jaya.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Klarifikasi Hercules: Bantah Keterlibatan dan Ajak Silaturahmi

Menanggapi informasi yang beredar dan tantangan tersebut, Hercules memilih jalur komunikasi langsung. Dalam percakapan telepon dengan Bahar, Hercules menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki persoalan pribadi dengan Bahar. Ia juga meminta agar keduanya tidak diadu domba oleh informasi yang tersebar, khususnya melalui media sosial. Hercules secara tegas membantah keterlibatan dirinya maupun kelompok GRIB Jaya dalam insiden pengeroyokan di Pejompongan. Menurutnya, pada saat kejadian berlangsung, aktivitas kelompoknya berada di wilayah Jakarta Barat, bukan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Oleh karena itu, Hercules meminta agar dirinya maupun GRIB Jaya tidak langsung dikaitkan dengan kasus tersebut sebelum fakta hukum mengenai pelaku sebenarnya terungkap. Ia menekankan bahwa persoalan ini seharusnya diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum agar dapat diusut berdasarkan bukti dan keterangan para saksi yang valid. Selain itu, di tengah memanasnya polemik, Hercules justru mengajak Bahar untuk bertemu dan bersilaturahmi. Ia menyatakan siap menerima kedatangan Bahar di kantornya dan memastikan pertemuan tersebut akan berlangsung dengan aman dan kondusif.

Fokus pada Proses Hukum dan Penyelidikan Aparat

Kasus pengeroyokan ini telah menyebabkan Bambang Setiawan meninggal dunia, dan seorang pemuda bernama Faturohman juga dilaporkan mengalami luka-luka. Hingga kini, perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan intensif oleh aparat kepolisian. Sikap Hercules yang memilih jalur komunikasi langsung dan ajakan silaturahmi ini menunjukkan upaya untuk meredam isu benturan antara dirinya dengan Bahar, serta mencegah agar persoalan kematian Bambang tidak berkembang menjadi konflik antarkelompok.

Hercules juga menegaskan prinsipnya bahwa siapa pun yang terbukti terlibat dalam pengeroyokan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui proses hukum yang berlaku. Dengan adanya komunikasi langsung ini, polemik antara Hercules dan Bahar diharapkan tidak berkembang menjadi persoalan baru yang memperkeruh suasana. Fokus utama tetap diarahkan kepada proses penyelidikan aparat untuk mengungkap secara terang benderang siapa saja yang bertanggung jawab atas tewasnya Bambang Setiawan dan memastikan keadilan ditegakkan.

Editor: Fernando Albert Damanik

👁️ Dilihat: 4 kali
Gambar Gravatar
Penulis

Suleman Sinulingga

Tim redaksi Nusantara News Today.

Lihat artikel lainnya
Nusantara News Popup - Boss WA

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar