BMKG: Potensi Hujan di Indonesia Masih Tinggi pada 8–14 Mei 2026

Masyarakat Diminta Waspada

Jakarta4593 Dilihat

JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika kembali merilis potensi hujan di wilayah Indonesia untuk periode 8 hingga 14 Mei 2026.

Melalui informasi resmi yang dibagikan BMKG, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama sepekan ke depan.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer masih cukup aktif meskipun sebagian wilayah mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau. Aktivitas fenomena atmosfer global seperti Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, Rossby Ekuatorial, hingga Mixed Rossby Gravity masih memengaruhi pembentukan awan hujan di Indonesia.


Sumut hingga Papua Berpotensi Diguyur Hujan

Dalam prakiraan BMKG, sejumlah wilayah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, termasuk:

  • Sumatera Utara
  • Riau
  • Sumatera Barat
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Kalimantan
  • Sulawesi
  • Maluku
  • Papua

BMKG juga mencatat pada awal Mei 2026 beberapa daerah mengalami hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem, termasuk Sumatera Utara yang tercatat mencapai 129,5 mm per hari.


Waspadai Banjir, Longsor dan Angin Kencang

Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti:

  • Banjir
  • Tanah longsor
  • Pohon tumbang
  • Genangan perkotaan
  • Angin kencang

Terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan, bantaran sungai, serta wilayah rawan longsor.

BMKG mengingatkan kondisi cuaca pada masa pancaroba sering berubah cepat, di mana pagi hingga siang dapat terasa terik, namun hujan deras berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari.


Sebagian Wilayah Mulai Masuki Musim Kemarau

Di sisi lain, BMKG menyebut sejumlah zona musim di Indonesia mulai memasuki musim kemarau secara bertahap pada Mei 2026. Namun kondisi atmosfer yang masih labil membuat potensi hujan tetap dapat terjadi di berbagai daerah.

Karena itu masyarakat diminta tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.


BMKG Imbau Masyarakat Pantau Informasi Resmi

BMKG mengimbau masyarakat agar:

  • Menghindari aktivitas di daerah rawan banjir dan longsor saat hujan deras
  • Memastikan saluran drainase tetap bersih
  • Waspada saat berkendara di tengah cuaca buruk
  • Memantau informasi cuaca resmi secara berkala

Informasi lengkap prakiraan cuaca dan potensi hujan dapat diakses melalui:


Editor: Fernando Albert Damanik

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar