Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional

Bawaslu Ajak Publik Kawal Demokrasi Lewat Transparansi

Jakarta4629 Dilihat

JAKARTA – Momentum Hari Keterbukaan Informasi Nasional kembali diperingati sebagai pengingat pentingnya transparansi dalam penyelenggaraan negara, khususnya dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Melalui pesan resminya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawal proses demokrasi melalui keterbukaan informasi publik.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

“Mari kawal demokrasi melalui transparansi informasi,” menjadi seruan yang disampaikan kepada masyarakat luas.

Transparansi Jadi Pilar Demokrasi

Keterbukaan informasi dinilai sebagai salah satu pilar utama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan partisipatif. Dengan akses informasi yang terbuka, masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya proses demokrasi, termasuk tahapan pemilu.

Bawaslu menegaskan bahwa partisipasi publik dalam pengawasan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan transparansi dari lembaga penyelenggara negara.

Peran Publik dalam Pengawasan

Melalui kampanye bertajuk #AyoAwasiBersama, Bawaslu mendorong masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktif melaporkan potensi pelanggaran serta memastikan setiap tahapan demokrasi berjalan sesuai aturan.

Keterlibatan publik dinilai mampu memperkuat integritas pemilu dan mencegah praktik-praktik yang merugikan demokrasi.

Edukasi Informasi Jadi Kunci

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih bijak dalam mengakses dan menyebarkan informasi, serta memastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber yang valid dan terpercaya.

Hari Keterbukaan Informasi Nasional diharapkan menjadi momentum memperkuat kesadaran kolektif bahwa transparansi bukan hanya kewajiban pemerintah, tetapi juga hak masyarakat yang harus dijaga bersama.

Laporan: Humas
Editor: Fernando Albert Damanik

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar