JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Yonif 330/Tri Dharma, dalam momentum yang menegaskan pentingnya profesionalisme, kesiapan tempur, dan pembinaan prajurit sebagai fondasi kekuatan pertahanan negara.
Dalam sambutannya, Menko Polkam menekankan bahwa latihan yang keras dan terukur bukan semata rutinitas militer, tetapi merupakan bagian dari hak dasar prajurit dalam membangun kemampuan tempur yang mumpuni.
“Latihan yang keras untuk mencapai keterampilan yang diinginkan adalah kesejahteraan pokok yang wajib diberikan oleh komandan kepada prajuritnya,” tegas Menko Polkam.
Pernyataan itu menjadi pesan kuat bahwa kesejahteraan prajurit tidak hanya dipahami dalam aspek material, tetapi juga dalam pemenuhan hak atas pembinaan, pelatihan, dan kesiapan profesional.
Tekankan Profesionalisme dan Jiwa Tempur Prajurit
Peringatan HUT ke-74 Yonif 330/Tri Dharma dipandang sebagai momentum refleksi sejarah pengabdian satuan yang dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai tugas operasi dan pertahanan negara.
Menko Polkam menilai kekuatan satuan tidak hanya lahir dari alutsista, tetapi dari disiplin, loyalitas, dan kualitas latihan yang terus diasah.
“Prajurit yang terlatih adalah prajurit yang siap menjaga negara,” menjadi semangat yang mengemuka dalam peringatan tersebut.
Komandan Diminta Prioritaskan Pembinaan
Dalam pesannya, Menko Polkam juga menekankan peran komandan sebagai pembina utama yang bertanggung jawab memastikan prajurit memperoleh pembinaan dan pelatihan terbaik.
Menurutnya, latihan yang berkesinambungan merupakan investasi strategis bagi kesiapan tempur dan keselamatan prajurit di lapangan.
Momentum Perkuat Semangat Tri Dharma
Peringatan HUT ke-74 Yonif 330/Tri Dharma juga diwarnai semangat penguatan nilai-nilai pengabdian, disiplin, loyalitas dan profesionalisme yang menjadi identitas satuan.
Momentum ini dinilai bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa pengabdian prajurit selalu bertumpu pada kesiapan, kehormatan, dan pengorbanan.
Dukungan terhadap Ketahanan Nasional
Kehadiran Menko Polkam juga dimaknai sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan pertahanan nasional melalui pembinaan prajurit yang berkualitas.
Peringatan berlangsung khidmat dan penuh semangat korps, sekaligus meneguhkan komitmen menjaga kedaulatan negara melalui prajurit yang tangguh dan profesional.
Laporan: Humas
Editor: Fernando Albert Damanik


















Komentar