Bupati Simalungun Bersama Jajaran OPD Melayat ke Jakarta,

Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ny. Mihoko Nakamura

Jakarta, Kab.simalungun4645 Dilihat

Jakarta | NusantaraNews-Today.com — Pemerintah Kabupaten Simalungun menunjukkan empati dan kepedulian kemanusiaan dengan menghadiri langsung prosesi melayat atas wafatnya Ny. Mihoko Nakamura di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Kehadiran rombongan dipimpin oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M., yang turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Frits Ueki Prapanca Damanik, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Simalungun.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Ny. Mihoko Nakamura diketahui merupakan istri dari Prof. Dr. Ir. Bungaran Saragih, M.Ec., yang pernah menjabat sebagai Menteri Pertanian Republik Indonesia pada periode tahun 2000. Kepergian almarhumah menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi banyak pihak yang mengenalnya.

Dalam suasana penuh khidmat, rombongan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan. Doa bersama pun dipanjatkan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga almarhumah diberikan tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta penghiburan dalam menghadapi masa duka ini,” menjadi pesan yang disampaikan dalam kesempatan tersebut.

Kunjungan ini bukan sekadar bentuk formalitas, melainkan wujud nyata nilai-nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap sesama. Pemerintah Kabupaten Simalungun menegaskan pentingnya menjaga solidaritas sosial, khususnya dalam momen duka yang membutuhkan kehadiran dan dukungan moral.

Selain itu, kehadiran para pejabat daerah dalam kegiatan ini juga mencerminkan budaya gotong royong dan kepedulian yang terus dijaga, baik dalam lingkup pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat.

Momentum ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya empati, kepedulian, serta kebersamaan dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan, termasuk saat kehilangan orang tercinta.

Laporan: humas Kadisdik

Editor: Fernando Albert Damanik

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar