FLORES TIMUR, NTT – Aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menunjukkan peningkatan. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mempertahankan status gunung setinggi 1.584 mdpl tersebut pada Level IV (Awas).
Polda NTT bersama pemerintah daerah dan BPBD terus bersiaga dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Laporan Terkini dari PVMBG
Berdasarkan periode pengamatan pada Minggu (28/9/2025) dini hari, PVMBG melaporkan aktivitas vulkanik sebagai berikut:
- Teramati asap kawah setinggi 50–100 meter di atas puncak.
- Endapan material lava mengarah ke Barat–Barat Laut sejauh 3,8 km dan ke Timur Laut sejauh 4,3 km.
- Aktivitas kegempaan masih terekam secara kontinu, meliputi gempa hembusan dan vulkanik.
Atas dasar itu, PVMBG merekomendasikan agar tidak ada aktivitas apapun dalam radius 6 km dari kawah utama, dan diperluas secara sektoral hingga 7 km ke arah Barat Daya–Timur Laut.
Imbauan Kesiapsiagaan dari Polda NTT
Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, melalui Kabidhumas Kombes Pol. Henricus Novika, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan selalu mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang.
“Kami mengimbau masyarakat tidak mudah percaya informasi yang tidak jelas sumbernya. Ikuti arahan dari Pos Pengamatan Gunungapi atau PVMBG,” ujar Kombes Pol. Henricus Novika, Senin (29/9/2025).
Ia juga mengingatkan ancaman bahaya sekunder berupa banjir lahar hujan, terutama jika terjadi hujan lebat di puncak gunung.
“Gunakan masker untuk menghindari paparan abu vulkanik dan tetap waspada terhadap kemungkinan lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu dari Lewotobi. Polri bersama TNI dan BPBD siap membantu evakuasi dan pengamanan bila situasi mengharuskan,” pungkasnya.
redaksi


















Komentar