MEDAN – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan barang bekas (botot) milik warga bernama Usman (65) di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sabtu (2/5/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut menghanguskan seluruh bangunan gudang berukuran sekitar 15 x 8 meter persegi beserta isinya, dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai ± Rp300 juta.
Api Cepat Membesar, Petugas Kerahkan 7 Armada
Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan kebakaran diterima oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan pada pukul 04.19 WIB.
Respon cepat dilakukan, dengan armada pertama berangkat pada pukul 04.23 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 04.30 WIB untuk langsung melakukan pemadaman.
Api dengan cepat membesar karena sebagian besar isi gudang merupakan material mudah terbakar. Untuk mengendalikan situasi, petugas mengerahkan:
- Regu 2 UPT 3.0
- Dukungan armada dari Mako 0.0
- UPT 2.0, 4.0, 5.0, hingga 6.0
Total 7 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dengan kapasitas air mencapai 70.000 liter.
Pemadaman Berlangsung Sengit
Petugas mulai melakukan penyemprotan pada pukul 04.32 WIB. Proses pemadaman berlangsung cukup lama akibat besarnya kobaran api.
Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya dan dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 07.20 WIB.
Setelah memastikan lokasi aman, seluruh armada kembali ke pos masing-masing pada pukul 07.42 WIB.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski gudang tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga yang terdiri dari tiga orang, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Namun, seluruh bangunan dan isi gudang dilaporkan hangus terbakar.
Penyebab Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat kepolisian tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan sumber api.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan rutin memeriksa instalasi listrik serta memastikan keamanan penyimpanan bahan mudah terbakar.
✍️ Laporan: Syafwan
Editor: Fernando Albert Damanik


















Komentar