SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Pendidikan memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan mengusung semangat kolaborasi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan.
Peringatan Hardiknas yang jatuh setiap 2 Mei ini menjadi momentum refleksi penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, demi mencetak generasi unggul di masa depan.
Komitmen Pendidikan untuk Semua
Dalam materi publikasi resmi yang dirilis Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, disampaikan pesan utama:
“Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Pesan ini menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, peserta didik, orang tua, dan masyarakat luas.
Peran Pemerintah Daerah
Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, bersama Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga, turut memberikan dukungan terhadap penguatan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan daerah.
Melalui berbagai program strategis, Pemerintah Kabupaten Simalungun berupaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, termasuk pemerataan fasilitas belajar, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan karakter peserta didik.
Ajakan Disdik Simalungun
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Frits Ueki Prapanca Damanik, dalam momentum Hardiknas ini mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam membangun pendidikan.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Dengan partisipasi semesta, kita optimis dapat mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan merata bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Momentum Membangun Generasi Masa Depan
Hardiknas 2026 juga menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan daya saing generasi muda.
Dengan semangat kebersamaan, diharapkan dunia pendidikan di Kabupaten Simalungun semakin maju dan mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan global.
Editor: Fernando Albert Damanik


















Komentar