MEDAN – Di tengah dinamika geopolitik global yang kian tidak menentu, penguatan fondasi domestik melalui sinergi antara media, tokoh pejuang, dan pemerintah menjadi harga mati. Hal ini menjadi inti pertemuan strategis antara Pimpinan Redaksi NusantaraNews_Today.Com, Suleman Sinulingga, dengan Sekjen Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) Sumatera Utara, Kolonel (Purn) Korps Kopassus Ucok Sumitro, di Medan, Rabu (18/03/2026).
Akselerasi Program Presiden di Tengah Tantangan Global
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat namun substansial ini menyoroti pentingnya percepatan pembangunan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Kedua tokoh sepakat bahwa keberhasilan program pemerintah saat ini sangat bergantung pada dukungan penuh dari tiga pilar utama: masyarakat, insan pers, dan pemerintah daerah.
“Dunia sedang tidak baik-baik saja. Ketegangan geopolitik internasional menuntut kita untuk solid di dalam negeri. Percepatan program Presiden bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga stabilitas nasional,” tegas Suleman Sinulingga dalam diskusi tersebut.
Poin-Poin Utama Kesepakatan Strategis:
Peran Pers sebagai Katalisator: Media berkewajiban memberikan edukasi dan informasi akurat mengenai program pemerintah guna menangkal disinformasi.
Sinergi Lintas Sektor: Perlunya kolaborasi nyata antara elemen purnawirawan (PPIR) sebagai pengawal kedaulatan dan media sebagai penyambung lidah rakyat.
Dukungan Daerah: Mendorong pemerintah daerah untuk lebih responsif dalam mengeksekusi kebijakan pusat agar dampak pembangunan terasa langsung oleh masyarakat Sumatera Utara.
Komitmen untuk Negeri
Kolonel (Purn) Ucok Sumitro menyambut baik inisiatif ini. Sebagai sosok yang besar di Korps Baret Merah (Kopassus), ia menekankan bahwa semangat juang untuk mengawal program Presiden harus tetap menyala di hati setiap insan pejuang dan warga negara.
“Dukungan masyarakat adalah energi utama bagi Presiden. Kami di PPIR bersama rekan-rekan pers akan memastikan bahwa visi pembangunan ini berjalan lurus tanpa hambatan yang berarti di lapangan,” ujar Ucok Sumitro.
oleh : pimpinan redaksi


















Komentar