DRAMATIS! Petani Lawan Begal di Tikungan Aek Bontar:

Berduel 20 Menit, Pelaku Lari Kocar-kacir Diterjang Parang

LABUHANBATU – Jalur sunyi Kampung Malaka menuju Ranto kembali memakan korban. Seorang petani bernama Irwan nyaris kehilangan nyawa dan hartanya setelah dihadang dua pelaku begal di kawasan tikungan sebelum Simpang Dola (Aek Bontar), Senin (2/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Beruntung, nyali besar korban berhasil memukul mundur para pelaku dalam duel sengit di tengah kegelapan.

Kronologi: Intimidasi 20 Menit Berujung Perlawanan

Peristiwa bermula saat Irwan dalam perjalanan pulang dari ladang. Di tengah perjalanan yang sepi, perjalanannya dihentikan paksa oleh dua pria misterius. Korban sempat ditahan dan diintimidasi selama kurang lebih 20 menit oleh para pelaku yang mencoba menguasai sepeda motornya.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Situasi memuncak saat salah satu pelaku melayangkan pukulan keras ke dada korban. Merasa terdesak dan nyawanya terancam, Irwan melakukan aksi heroik dengan mengambil parang yang tersimpan di kendaraannya. Melihat korban melawan dengan senjata tajam, nyali kedua begal tersebut ciut dan langsung melarikan diri ke arah kegelapan hutan.


Identitas Terbongkar: Pelaku Tunggangi Yamaha Vega R

Pasca kejadian, Irwan segera berkoordinasi dengan rekan-rekannya di Kampung Malaka. Berdasarkan ciri fisik dan kendaraan yang digunakan, warga berhasil mengidentifikasi salah satu pelaku yang diduga kuat sering berkeliaran di area tersebut.

  • Kendaraan Pelaku: Sepeda motor jenis Yamaha Vega R.

  • Area Rawan: Kawasan “Kampung Dalam” hingga Simpang Dola (Aek Bontar).

Warga Geram: Desak Polres Labuhanbatu Turun Tangan!

Kejadian ini memicu kemarahan warga di kawasan Tanjung Siram dan sekitarnya. Tokoh masyarakat setempat mendesak agar Polres Labuhanbatu tidak membiarkan kasus ini menguap. Minimnya patroli di area rawan dinilai menjadi penyebab begal merasa “aman” melakukan aksinya.

“Identitas kendaraan sudah jelas. Kami minta kepolisian segera bertindak sebelum ada jatuh korban jiwa. Jangan biarkan wilayah kami menjadi ladang kriminalitas!” tegas salah satu rekan korban saat melakukan penyisiran di lokasi.

Himbauan Keamanan

Redaksi NusantaraNews-Today.com menghimbau para pengendara yang melintasi jalur Tanjung Siram – Simpang Dola pada malam hari agar:

  1. Tidak berkendara sendirian.

  2. Membawa alat komunikasi yang aktif.

  3. Tetap waspada saat melintasi tikungan-tikungan sunyi di area perkebunan.


Editor: Redaksi NusantaraNews-Today.com 🖋️ Laporan: Ali Sahbana

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar