Tujuh Unit Rumah Hangus Terbakar di Komplek Griya Pesona Minimalis Medan Marelan

Bagikan:➤☎
Waktu baca 3 menitDiperbarui 7 November 2026, 03:57 WIB

Tujuh Unit Rumah Ludes Dilalap Api di Komplek Griya Pesona Minimalis

MEDAN — Kobaran api yang diduga bersumber dari kompor gas menghanguskan tujuh unit rumah di Komplek Griya Pesona Minimalis, Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, pada Sabtu pagi, 7 November 2026. Peristiwa yang berlangsung cepat ini menimbulkan kepanikan di tengah permukiman padat warga, meski berakhir tanpa korban jiwa maupun luka-luka.

Kejadian bermula sekitar pukul 07.53 WIB ketika laporan pertama diterima dari seorang warga bernama Rambe. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas pemadam kebakaran yang bergerak dari posko hanya dua menit berselang, yakni pukul 07.55 WIB. Tim pemadam berhasil tiba di lokasi pada pukul 08.13 WIB dan segera melancarkan operasi pemadaman serta pendinginan untuk mencegah api merambat lebih luas ke bangunan-bangunan di sekitarnya.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Area Terdampak dan Identitas Pemilik Rumah

Kebakaran melalap area seluas 42×49 meter persegi dan berdampak langsung pada sejumlah penghuni serta bangunan di kawasan tersebut. Berdasarkan pendataan yang dihimpun petugas di tempat kejadian perkara (TKP), tujuh unit bangunan terdampak terdiri atas lima unit yang ditempati dan dua unit dalam kondisi kosong.

Penghuni yang terdampak antara lain Putra (35 tahun), seorang wiraswasta; Soma (35 tahun), wiraswasta dengan tanggungan satu kepala keluarga beranggotakan tiga jiwa; Amel (49 tahun), yang berprofesi sebagai pemulung; Suci (31 tahun), seorang guru; serta Heri (50 tahun), wiraswasta. Sementara dua unit rumah lainnya yang ikut terbakar diketahui dalam keadaan kosong dan tidak berpenghuni saat kejadian berlangsung.

Estimasi kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp800 juta, mencakup kerusakan struktur bangunan beserta isinya.

Enam Armada Dikerahkan, 20.500 Liter Air Digunakan

Operasi pemadaman berlangsung dengan pengerahan kekuatan penuh. Sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran dari berbagai satuan diterjunkan ke lokasi, yakni dari Regu 2 UPT 3.0, UPT 4.0, POS 5.0, dan Markas Komando (Mako).

Secara rinci, armada yang dikerahkan meliputi dua unit dari UPT 3.0 — yakni PK 046 berkapasitas 5.000 liter dan PK 054 berkapasitas 3.500 liter — serta dua unit dari UPT 4.0, yaitu PK 061 dan PK 060 yang masing-masing berkapasitas 3.500 liter. POS 5.0 menerjunkan PK 044 dengan kapasitas 5.000 liter, sementara Mako menyediakan armada pendukung PK 043.

Total air yang dihabiskan selama proses pemadaman dan pendinginan mencapai 20.500 liter. Upaya masif ini terbukti efektif: api berhasil dipadamkan sepenuhnya berkat sinergi antara kesigapan tim pemadam dan keterlibatan aktif masyarakat sekitar dalam mendukung jalannya operasi.

Operasi di lapangan dipimpin oleh Regu 3, dengan operator informasi dan data A. Ginting yang bertugas memastikan koordinasi berjalan lancar hingga situasi dinyatakan aman dan terkendali.

Nihil Korban Jiwa, Dugaan Sementara Kebocoran Kompor Gas

Hal yang patut disyukuri dari peristiwa ini adalah tidak adanya korban jiwa maupun korban luka-luka. Seluruh penghuni dikabarkan berhasil menyelamatkan diri sebelum api semakin membesar.

Sementara terkait penyebab kebakaran, berdasarkan hasil investigasi awal dan keterangan yang dihimpun petugas di lokasi kejadian, dugaan sementara mengarah pada kebocoran atau kelalaian penggunaan kompor gas. Namun demikian, penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan penyebab resmi kebakaran ini. Pihak yang berwenang belum mengeluarkan pernyataan final terkait hal tersebut.

Catatan Redaksi: Pentingnya Keselamatan Penggunaan Gas di Rumah Tangga

Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan peralatan dapur berbahan bakar gas. Beberapa langkah pencegahan sederhana yang dapat diterapkan antara lain memastikan selang dan regulator gas dalam kondisi baik dan tidak bocor, mematikan kompor dan menutup katup tabung gas saat tidak digunakan, serta memastikan dapur memiliki sirkulasi udara yang memadai. Pemeriksaan berkala terhadap instalasi gas di rumah tangga juga sangat dianjurkan guna meminimalkan risiko kebakaran serupa.

Hingga berita ini diterbitkan, para korban terdampak masih dalam proses pendataan untuk penanganan lebih lanjut. Situasi di Komplek Griya Pesona Minimalis, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, kini telah kembali kondusif.

(Syafwan 🖋️)

Pimred: Suleman Sinulingga
Pimpinan Umum: Fernando Albert Damanik

👁️ Dilihat: 1 kali
Gambar Gravatar
Penulis

Suleman Sinulingga

Tim redaksi Nusantara News Today.

Lihat artikel lainnya
Nusantara News Popup - Boss WA

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar