PROYEK ASAL JADI?

Atap Baja Ringan Dapur Makan Bergizi Gratis di Mancak Ambruk, Keselamatan Program Nasional Dipertaruhkan!

Berita utama4566 Dilihat

SERANG – Belum genap sebulan berjalan, potret buruk kualitas infrastruktur program nasional mulai menyeruak ke permukaan. Kejadian mengejutkan melanda Kampung Bojong, Desa Mancak, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, di mana atap baja ringan bangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan ambruk secara tiba-tiba, Jumat (27/02/2026).

Ambruknya struktur atap ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat mengenai standar keamanan dan kualitas material yang digunakan dalam proyek yang menyedot anggaran fantastis tersebut.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Kronologi: Ambruk Tanpa Gejala

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi di lokasi, peristiwa robohnya rangka baja ringan tersebut terjadi saat aktivitas pengerjaan atau persiapan operasional sedang berlangsung. Secara visual, struktur baja ringan yang seharusnya kokoh menopang beban justru tampak melengkung dan patah, menyebabkan seluruh bagian atap dapur luluh lantak ke lantai.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut mengaku kaget karena saat kejadian tidak ada cuaca ekstrem yang luar biasa. “Tiba-tiba saja terdengar suara gemuruh, ternyata atap dapurnya sudah roboh. Padahal bangunan ini baru saja selesai dibangun,” ujar seorang warga dengan nada heran.


Hantaman Jurnalisme Nurani: Aroma Korupsi di Balik “Baja Ringan”?

Pimpinan Umum Nusantara News Today, Fernando Albert Damanik, melontarkan kritik keras terhadap pelaksana proyek di wilayah Serang tersebut.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah program mulia Presiden untuk rakyat, tapi jangan sampai dijadikan ajang bancakan oleh kontraktor ‘nakal’ dengan menggunakan material sub-standar. Ambruknya atap di Mancak ini adalah bukti nyata adanya kelalaian atau bahkan dugaan korupsi dalam pengadaan material. Jika atapnya saja sudah tidak bergizi (keropos), bagaimana kita bicara soal makanan bergizi untuk anak-anak kita?” tegas Fernando.

Edukasi: Bahaya Baja Ringan Murahan

Secara edukatif, pemasangan rangka baja ringan memiliki standar teknis yang ketat (SNI). Faktor kegagalan struktur biasanya disebabkan oleh:

  1. Ketebalan Material: Penggunaan baja yang terlalu tipis (banci) demi menekan biaya.

  2. Kesalahan Desain Konstruksi: Jarak kuda-kuda yang terlalu lebar atau beban genteng yang tidak sesuai kapasitas angkut baja.

  3. Kualitas Baut (Screw): Penggunaan baut yang tidak standar sehingga sambungan mudah lepas.

Desak Audit Total Terhadap Vendor MBG

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Serang dan kementerian terkait untuk segera melakukan audit investigasi terhadap vendor pelaksana pembangunan dapur MBG di Desa Mancak. Kegagalan struktur ini tidak boleh dianggap remeh, karena menyangkut nyawa para pekerja dan pengelola dapur di dalamnya.

Publik menanti pertanggungjawaban dari pelaksana proyek. Apakah akan diperbaiki sesuai standar, atau justru dibiarkan dengan alasan “musibah”? Nusantara News Today akan terus mengawal kasus ini hingga ke akar rumput demi memastikan program nasional tidak dinodai oleh praktik pengerjaan asal jadi.


Editor: Fernando Albert Damanik 🖋️

Laporan: Unit Investigasi Infrastruktur & Program Nasional

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar