PEMATANGSIANTAR – Tumpuan Damanik Boru Panogolan (TDBP) Siantar–Simalungun (SS) mencatatkan aksi nyata pertama pasca-pelantikan dengan menggerakkan solidaritas internal. Organisasi marga ini segera mengirimkan bantuan logistik besar-besaran untuk korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Utara pada Sabtu (6/12/2025).
Aksi yang dipimpin langsung oleh Ketua TDBP SS, Satben Rico Damanik, ini menggunakan satu unit mobil cold diesel penuh muatan yang dikawal oleh tujuh relawan.
Model Distribusi Cepat vs. Krisis Logistik
Bantuan yang disalurkan, bersumber dari donasi keluarga besar Damanik, meliputi paket sembako, beras, air mineral, minyak goreng, mi instan, dan pakaian layak pakai. Pengiriman ini menjadi sorotan karena kecepatan dan efisiensi logistiknya di tengah lumpuhnya akses di Tapanuli Utara.
Rico menjelaskan bahwa TDBP SS memilih menyerahkan bantuan melalui Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk menjamin distribusi yang paling tepat sasaran dan efektif di tengah tantangan medan yang sulit.
“Awalnya kami berencana mengantar langsung, tetapi pemerintah daerah lebih memahami kondisi lapangan dan kebutuhan warga. Mereka juga tahu jalur distribusi yang paling efektif, baik darat maupun udara. Ini adalah langkah memastikan bantuan bekerja maksimal,” ujar Rico, menekankan pentingnya efisiensi.
Mewujudkan Janji Marsombuh Sihol
Aksi kemanusiaan ini adalah manifestasi konkret dari janji kepengurusan baru yang dikukuhkan pada Harungguan Bolon lalu, yakni menguatkan Marsombuh Sihol (solidaritas) dan kontribusi sosial.
Rombongan inti yang turut mengawal pengiriman ini meliputi Sekretaris TDBP SS M. Fikri Damanik, Bendahara Hotbinson Damanik, dan Ketua Harian Friado Damanik.
“Ini bukan sekadar bantuan, ini adalah bukti nyata ikatan kekeluargaan yang diwujudkan TDBP SS. Kami berharap bantuan ini menjadi energi baru bagi saudara-saudara kita untuk bangkit dari musibah. Damanik Kuat, Kompak, BISA!” tutup Rico.
@redaksi

















Komentar