[SIANTAR,SIMALUNGUN INDONESIA] – Acara adat besar Simalungun yang diselenggarakan oleh Tumpuan Damanik Boru Panagolan Siantar Simalungun dipastikan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Bupati Simalungun, H. Ahmad Anton Saragih, telah menyambut baik dan berjanji akan hadir dalam rangkaian acara “Harungguan Bolon, Patappei Sihilap, dan Marsombuh Sihol” yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 dan 29 November di Kota Pematangsiantar.
Audiensi Dipimpin Hotbinson Damanik
Komitmen kehadiran Bupati disampaikan setelah panitia penyelenggara melakukan audiensi resmi. Ketua Panitia pelaksana acara, Hotbinson Damanik, memimpin pertemuan tersebut untuk menyampaikan maksud dan tujuan besar acara adat ini.
Hotbinson Damanik menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan vital untuk menguatkan persatuan ginompar (keturunan) Damanik, boru, dan panogolan, sekaligus menjaga agar adat dan budaya Simalungun tidak tergerus zaman.
“Bupati Simalungun, Bapak H. Ahmad Anton Saragih, menyambut baik rencana tersebut. Beliau berjanji akan hadir dalam acara tersebut nantinya, apabila tidak ada halangan yang berarti,” ujar Hotbinson Damanik, mengutip pernyataan Bupati, usai audiensi.
Kehadiran Bupati Ahmad Anton Saragih diharapkan dapat menjadi momen penting untuk menegaskan kembali komitmen pemerintah daerah terhadap pelestarian warisan budaya Simalungun.
Makna Tiga Pilar Acara Adat
Rangkaian acara ini sarat makna filosofis dan adat:
- Harungguan Bolon: Sebuah pertemuan besar dan musyawarah keluarga untuk memperkuat soliditas internal marga.
- Patappei Sihilap: Proses adat untuk membersihkan diri atau memohon pengampunan atas segala kekhilafan masa lalu.
- Marsombuh Sihol: Acara melepas rindu antara sanak keluarga yang jarang bertemu, merajut kembali kehangatan kekerabatan.
Acara Tumpuan Damanik Boru Panagolan ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara komunitas adat dan pemerintah daerah dalam menjaga akar budaya lokal.f
(redaksi)

















Komentar