Amarah Kades Tanjung Haloban Tuai Kritik Tajam dari Warga dan Masyarakat Indonesia

Labuhan batu5767 Dilihat
Trending3 Dibaca129.5K Trending Score

Tanjung Haloban, 28 Maret 2025 – Suasana panas terjadi di Kantor Desa Tanjung Haloban, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, setelah sejumlah warga mendatangi langsung Kepala Desa Samsul Choir dengan protes keras terkait pembentukan kepengurusan Koperasi Merah Putih di wilayah tersebut.

Warga yang merasa tidak diundang dalam rapat pembentukan kepengurusan koperasi menyuarakan kekecewaan mendalam. Mereka menilai proses pembentukan koperasi dilakukan secara tertutup dan hanya melibatkan segelintir orang yang diduga merupakan orang-orang pilihan dari pihak kepala desa di masing-masing dusun.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

“Ini bukan koperasi keluarga, ini koperasi rakyat. Tapi kenapa kami rakyat tidak dilibatkan? Apakah kami bukan warga Tanjung Haloban?” ujar salah satu warga dengan nada tinggi di halaman kantor desa.

Akibat dugaan proses yang tidak transparan dan tidak sesuai dengan prinsip musyawarah mufakat, suasana pun sempat memanas. Warga bahkan terlibat adu mulut dengan Kepala Desa Samsul Choir yang dituding telah melakukan praktik-praktik yang bertentangan dengan aturan perundang-undangan.

Menurut sejumlah tokoh masyarakat, tindakan Kepala Desa yang tidak terbuka dan dinilai semena-mena dalam pembentukan koperasi bisa menjadi cikal bakal praktik korupsi terselubung di masa depan.

“Koperasi ini ke depannya akan mengelola uang rakyat. Kalau dari awal saja sudah tertutup dan terkesan hanya bagi-bagi jabatan ke orang dekat, bagaimana masyarakat bisa percaya? Jangan-jangan ini hanya akal-akalan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang ikut menyaksikan keributan tersebut.

Kritik terhadap tindakan Kepala Desa tidak hanya datang dari warga lokal, tetapi juga mendapat sorotan tajam dari masyarakat di luar daerah melalui media sosial. Banyak netizen menilai Kepala Desa Samsul Choir gagal menjalankan prinsip transparansi dan partisipasi publik dalam kebijakan desa.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari Kepala Desa Samsul Choir terkait insiden tersebut dan tudingan warga mengenai dugaan pelanggaran prosedur pembentukan Koperasi Merah Putih.


laoran kabiro labuhan batu

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar