Polda Metro Jaya Bantah Narasi Brimob Kawal Rombongan GRIB Jaya di Slipi, Tegaskan Sedang Patroli

Bagikan:
Waktu baca 2 menitDiperbarui 1 September 2026, 12:39 WIB

JAKARTA, NUSANTARA NEWS TODAY – Sebuah video yang memperlihatkan iring-iringan kendaraan Brimob bersama sejumlah truk berisi massa baru-baru ini menjadi viral di media sosial. Video tersebut disertai narasi yang menyebut kendaraan Brimob diduga mengawal rombongan massa dari GRIB Jaya sebelum terjadinya bentrokan di kawasan Slipi, Jakarta Barat, pada Kamis (27/8/2026).

Narasi yang beredar tersebut sontak menarik perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi. Namun, Polda Metro Jaya dengan tegas membantah klaim bahwa personel Brimob memberikan pengawalan terhadap rombongan massa tersebut.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Polda Metro Jaya Tegaskan Narasi Viral adalah Misinformasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa narasi yang beredar bersama video tersebut tidak benar dan masuk kategori misinformasi. “Narasi tersebut tidak benar,” ujar Budi Hermanto pada Senin (31/8/2026).

Menurut Kombes Budi, keberadaan kendaraan Brimob yang terekam dalam video tersebut bukan dalam rangka pengawalan rombongan massa. Sebaliknya, kendaraan tersebut sedang menjalankan tugas patroli dan monitoring situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Kendaraan Brimob yang terlihat dalam video tersebut sedang melaksanakan patroli dan monitoring situasi kamtibmas di sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian,” jelasnya.

Ia menambahkan, patroli dilakukan di sejumlah lokasi yang dianggap membutuhkan perhatian aparat, terutama menyusul adanya aktivitas penyampaian aspirasi serta potensi kerawanan keamanan di beberapa wilayah. Dengan demikian, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa keberadaan kendaraan Brimob dalam video tidak dapat diartikan sebagai bentuk pengawalan terhadap kelompok massa tertentu.

Polisi Minta Publik Tak Mudah Percaya Narasi Media Sosial

Menyikapi beredarnya video dan narasi yang tidak tepat, Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar di media sosial. Terlebih lagi, jika informasi tersebut berkaitan dengan situasi keamanan dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman atau keresahan.

Masyarakat diminta untuk selalu melakukan pengecekan fakta dan memastikan sumber informasi yang valid sebelum menyebarkan kembali suatu konten. “Mari bijak dalam bermedia sosial, cek fakta sebelum membagikan informasi,” tegas Kombes Budi.

Sebelumnya, video yang menjadi sorotan tersebut memperlihatkan sejumlah truk melaju di jalan arteri dengan membawa massa. Di sisi kendaraan tersebut, terlihat sejumlah personel dan kendaraan Brimob bergerak searah dengan iring-iringan. Kemunculan video ini kemudian memunculkan berbagai spekulasi di media sosial mengenai hubungan antara kendaraan Brimob dan rombongan massa yang berada di lokasi. Namun, berdasarkan klarifikasi resmi dari Polda Metro Jaya, narasi yang menyebut kendaraan Brimob sedang mengawal rombongan tersebut dinyatakan tidak benar.

Polisi pun meminta masyarakat untuk mengedepankan verifikasi informasi agar tidak ikut menyebarkan konten yang dapat memicu kesalahpahaman maupun keresahan di tengah masyarakat.

NUSANTARA NEWS TODAY – Berita Berimbang, Fakta Terdepan.

Editor: Fernando Albert Damanik

👁️ Dilihat: 2 kali
Gambar Gravatar
Penulis

Suleman Sinulingga

Tim redaksi Nusantara News Today.

Lihat artikel lainnya
Nusantara News Popup - Boss WA

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar