**MEDAN BELAWAN –** Suara lantang perlawanan terhadap peredaran gelap narkotika menggema dari kawasan pesisir Medan Belawan. Dalam sebuah acara Tabligh Akbar dan Silahturrahmi yang digelar di Masjid Baiturrahman, Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I, Sabtu malam (09/05/2026), Al-Mukarrom Sayyid Muhammad Nabawi secara tegas mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu padu memerangi kejahatan luar biasa ini.
Dakwah yang dihadiri ratusan jamaah dari kalangan nelayan dan warga sekitar ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat benteng pertahanan masyarakat dari gempuran barang haram tersebut. Ustadz Nabawi, dalam tausiyahnya yang berapi-api, menekankan betapa besarnya ancaman narkoba terhadap keberlangsungan generasi muda dan keutuhan moral bangsa, khususnya di wilayah pesisir yang kerap menjadi pintu masuk peredaran.
“Kita tidak boleh diam melihat kampung kita dirusak oleh narkoba. Ini adalah jihad kita bersama untuk menyelamatkan anak cucu kita dari kehancuran,” seru Ustadz Nabawi di hadapan jamaah, yang langsung disambut dengan gema takbir yang membahana di dalam masjid.
## Ancaman Nyata bagi Generasi Muda Pesisir
Dalam ceramahnya, Ustadz Nabawi menyoroti bagaimana narkoba telah merambah hingga ke pelosok kampung nelayan. Beliau menegaskan bahwa memerangi narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan kewajiban moral setiap individu sebagai bentuk ibadah dan perlindungan terhadap keluarga.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan agar masyarakat tidak merasa gentar atau takut menghadapi para pelaku kejahatan narkoba yang mencoba mengintimidasi warga. Menurutnya, keberanian kolektif adalah kunci untuk memutus mata rantai peredaran di tingkat akar rumput.
“Jangan takut kita memerangi narkoba! Allah bersama pihak yang benar. Para bandar dan pengedar itu pengecut, mereka hanya berani merusak dari balik layar dan menghancurkan mental anak-anak kita,” tegasnya dengan nada bicara yang penuh penekanan.
## Jangan Takut dan Jangan Lindungi Bandar
Pesan paling menohok disampaikan Ustadz Nabawi terkait adanya indikasi sikap permisif atau ketakutan di tengah masyarakat yang justru memberi ruang bagi para pelaku. Beliau meminta dengan sangat agar tidak ada lagi oknum warga yang mencoba menyembunyikan atau melindungi para pelaku bandar narkoba dengan alasan apa pun, termasuk alasan ekonomi maupun kekerabatan.
“Saya serukan kepada seluruh masyarakat, jangan pernah sekali-kali menyembunyikan para pelaku bandar narkoba. Melindungi mereka berarti kalian ikut andil dalam menghancurkan masa depan kampung ini. Tidak ada tempat bagi mereka di tanah ini,” ujar Ustadz Nabawi.
Pernyataan ini seolah menjadi peringatan keras sekaligus ajakan untuk membangun sistem deteksi dini di lingkungan warga. Wilayah hukum Kampung Nelayan Seberang, yang secara geografis cukup terbuka dan didominasi jalur perairan, selama ini memang ditengarai menjadi salah satu titik rawan yang diduga kerap dimanfaatkan sebagai jalur peredaran narkoba oleh sindikat tertentu.
## Sinergi Masyarakat dan Aparat Penegak Hukum
Tokoh masyarakat dan jajaran pemerintahan setempat yang hadir dalam acara tersebut menyambut baik seruan jihad yang dikumandangkan Ustadz Nabawi. Mereka berharap momentum religi ini dapat membangkitkan keberanian warga untuk lebih proaktif dan berani melapor jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait transaksi narkoba di lingkungan mereka.
“Kami sangat mendukung penuh ajakan Ustadz Nabawi. Selama ini warga memang merasa resah, namun sering kali ada rasa takut untuk bertindak secara terbuka. Semoga dengan adanya dukungan moral dari ulama, semangat warga untuk melawan narkoba semakin kuat dan terorganisir,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan demi keamanan.
Di sisi lain, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Belawan yang ikut memantau jalannya acara memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif dakwah anti-narkoba ini. Keterlibatan tokoh agama dinilai sangat krusial karena memiliki pengaruh besar dalam mengubah pola pikir masyarakat untuk menjauhi narkoba dan membantu tugas kepolisian dalam hal preventif.
Gerakan perlawanan yang dimotori oleh tokoh agama seperti Ustadz Muhammad Nabawi ini diharapkan dapat menjadi *pilot project* atau contoh bagi wilayah lain di Sumatera Utara dalam memerangi peredaran narkoba dari tingkat bawah. Di tengah tantangan ekonomi pesisir, semangat gotong royong dan keteguhan moral masyarakat Kampung Nelayan Seberang kini menjadi modal utama dalam memenangkan perang melawan narkoba.
✍️ Syafwan
Editor: Fernando Albert Damanik


















Komentar