Penulis: Humas Polres
Editor: Fernando Albert Damanik
SIMALUNGUN – Mewakili Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menggelar kegiatan Safari Ramadan bersama ulama dan masyarakat di Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah, Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan Safari Ramadan yang dimulai sekitar pukul 17.20 WIB ini mengusung tema “Kolaborasi Ulama dan Polri dalam Membangun Kesadaran Spiritual Manusia Modern” dengan moto “Berpegang Teguh pada Kebenaran, Berpaling dari Kepalsuan.”
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program Polda Sumatera Utara yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah provinsi.
“Safari Ramadan ini merupakan program Kapolda Sumut yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara. Di Simalungun, Bapak Kapolres mendapat kehormatan untuk mewakili Kapolda Sumut,” ujar AKP Verry Purba.
Ia menjelaskan, kegiatan Safari Ramadan bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan guna memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mendukung transformasi Polri yang presisi.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, S.H., serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Simalungun Bob Fresly Saragih, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Simalungun.
Pimpinan Tarekat Naqsyabandiyah Kholidiyah Jalaliyah, Buya Dr. Syekh Muhammad Nur Ali Al Kholidy, S.Ag., M.Hum., juga memberikan tausiah kepada para hadirin mengenai pentingnya menjaga nilai spiritualitas di tengah perkembangan zaman modern.
“Buya Dr. Syekh Muhammad Nur Ali Al Kholidy menyampaikan tausiah yang sangat menyentuh tentang bagaimana ulama dan Polri dapat bersinergi dalam membangun kesadaran spiritual masyarakat modern,” ujar AKP Verry.
Dalam arahannya yang disampaikan mewakili Kapolda Sumatera Utara, Kapolres Simalungun menyampaikan terima kasih kepada para tokoh agama dan masyarakat yang telah memberikan kesempatan untuk bersilaturahmi melalui kegiatan Safari Ramadan tersebut.
Kapolres juga menyampaikan permohonan maaf dari Kapolda Sumatera Utara yang tidak dapat hadir secara langsung karena sedang menjalankan tugas dinas lainnya.
“Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemerintah daerah guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan bahwa situasi konflik internasional saat ini dapat berdampak pada kondisi ekonomi yang berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
“Konflik internasional saat ini dapat berdampak terhadap kondisi ekonomi di Indonesia. Peningkatan daya beli di pasar berpotensi membawa dampak negatif terhadap situasi kamtibmas jika tidak diantisipasi dengan baik,” katanya.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melakukan perjalanan mudik demi menjaga keselamatan bersama keluarga.
“Saat ini kita akan menghadapi Idul Fitri 1447 H. Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam perjalanan mudik sehingga dapat merayakan hari kemenangan bersama keluarga dengan aman dan selamat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Simalungun bersama jajaran Forkopimda juga memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat.
“Pemberian santunan ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan,” kata AKP Verry Purba.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, para pejabat utama Polres Simalungun, para Kapolsek jajaran, Wadandenpom Mayor CPM Safruddin Hutasuhut, Kapten R. Pasaribu mewakili Dandim 0207/Simalungun, Anggota DPRD Simalungun H. Girun, Camat Bandar Masilam Ida Royani Damanik, para pangulu, serta perwakilan pengurus dan jemaah Tarekat Naqsyabandiyah Kholidiyah Jalaliyah se-Sumatera Utara.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi antara ulama dan Polri dalam menjaga keamanan dan memperkuat spiritualitas masyarakat.
“Safari Ramadan ini sangat bermakna dalam mempererat hubungan Polri dengan tokoh agama dan masyarakat,” pungkas AKP Verry Purba.


















Komentar