Torehkan Prestasi Nasional, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Raih Dua Penghargaan dalam Program Desa Binaan Imigrasi

Bagikan:➤☎
Waktu baca 4 menitDiperbarui 1 November 2026, 01:17 WIB

Dua Penghargaan Nasional untuk Imigrasi Belawan

Komitmen panjang Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan dalam memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis masyarakat kini menuai pengakuan di tingkat nasional. Dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) Tahun 2026, kantor imigrasi yang berkedudukan di Belawan, Sumatera Utara, itu berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus atas kinerja aktif dalam pelaksanaan program Desa Binaan Imigrasi.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Intelijen Keimigrasian, Direktorat Jenderal Imigrasi, itu berlangsung pada 28 hingga 30 Oktober 2026 di Hotel Novotel Tangerang, Banten. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan mengutus Kepala Kantor, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, bersama perwakilan petugas Pimpasa, Bayu Segara, untuk mengikuti forum strategis tersebut.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Peringkat Kedua Kantor Teraktif, Peringkat Keempat Petugas Terbaik

Dari ajang Bimtek Pimpasa 2026, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan meraih predikat Kantor Imigrasi Teraktif Kedua secara nasional dalam pelaksanaan program Desa Binaan Imigrasi. Predikat ini mencerminkan frekuensi dan kualitas keterlibatan kantor tersebut dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan di tingkat desa sepanjang periode penilaian.

Tidak berhenti di situ, Bayu Segara, petugas Pimpasa yang mewakili Imigrasi Belawan, turut meraih penghargaan individual sebagai Petugas Imigrasi Pembina Desa Teraktif Keempat secara nasional. Capaian ganda ini menunjukkan bahwa konsistensi kinerja tidak hanya tercermin pada tingkat institusi, tetapi juga pada dedikasi petugas di lapangan.

Kedua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Intelijen Keimigrasian, Kombes Pol. Agus Waluyo, S.I.K., kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, dalam seremoni yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Bimtek.

Program Desa Binaan: Lebih dari Sekadar Pengawasan

Program Desa Binaan Imigrasi merupakan salah satu pendekatan proaktif Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mendekatkan fungsi keimigrasian kepada masyarakat akar rumput. Melalui program ini, petugas Pimpasa tidak semata-mata menjalankan fungsi pengawasan konvensional, melainkan juga hadir sebagai agen edukasi hukum dan pembangun kesadaran masyarakat terhadap potensi pelanggaran keimigrasian.

Di lapangan, petugas Pimpasa berperan sebagai penghubung langsung antara institusi imigrasi dan lingkungan desa. Mereka membangun komunikasi dengan warga, mengenali potensi kerawanan wilayah sejak dini, serta memberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban hukum yang berkaitan dengan mobilitas kependudukan dan keimigrasian, termasuk ancaman tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan perlindungan calon pekerja migran.

Bimtek Pimpasa 2026: Forum Strategis Lintas Instansi

Bimtek Pimpasa Tahun 2026 dirancang bukan hanya sebagai sarana peningkatan kapasitas teknis petugas, tetapi juga sebagai forum strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas instansi dalam menghadapi tantangan keimigrasian yang semakin kompleks.

Sejumlah narasumber dari berbagai lembaga penegak hukum dan intelijen turut hadir memberikan materi, antara lain dari Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang Bareskrim Polri, Korps Pembinaan Masyarakat Baharkam Polri, Badan Intelijen Strategis TNI (BAIS TNI), serta jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi.

Materi yang dibahas mencakup spektrum yang luas, mulai dari pencegahan tindak pidana perdagangan orang, perlindungan calon pekerja migran Indonesia, pemetaan potensi kerawanan wilayah, penguatan kapasitas intelijen keimigrasian, hingga optimalisasi jaringan informasi berbasis komunitas desa. Pembekalan lintas sektor ini diharapkan memperluas perspektif petugas Pimpasa dalam membaca dan merespons dinamika di lapangan.

Penghargaan Sebagai Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Pengakuan

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menyampaikan apresiasinya atas capaian yang diraih, namun sekaligus menegaskan bahwa penghargaan tersebut membawa konsekuensi yang lebih besar dari sekadar kebanggaan institusional.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pelaksanaan program Desa Binaan Imigrasi dan mengoptimalkan peran Pimpasa sebagai penghubung antara Imigrasi dan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi, pengawasan, serta upaya pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran keimigrasian dan tindak pidana perdagangan orang melalui kolaborasi bersama masyarakat dan instansi terkait,” ujar Eko Yudis.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan ke depan adalah menjadikan capaian ini sebagai pijakan untuk bekerja lebih keras, bukan titik kepuasan yang membuat kinerja berhenti berkembang.

Komitmen Berkelanjutan: Penguatan Lintas Sektor dan Partisipasi Masyarakat

Ke depan, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program Desa Binaan Imigrasi secara berkelanjutan. Penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan edukasi hukum di masyarakat, serta optimalisasi peran petugas Pimpasa akan menjadi prioritas dalam membangun sistem pengawasan keimigrasian yang responsif dan partisipatif.

Capaian ini sekaligus menjadi penegasan bahwa keberhasilan tugas keimigrasian tidak semata-mata diukur dari efektivitas pengawasan di pintu-pintu pemeriksaan imigrasi, tetapi juga dari kemampuan institusi untuk hadir di tengah masyarakat, mendeteksi potensi ancaman sejak dini, dan melakukan pencegahan sebelum pelanggaran terjadi.

Pendekatan ini sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang menekankan bahwa penguatan fungsi keimigrasian harus dilaksanakan secara proaktif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Imigrasi untuk Rakyat: Hadir di Tengah Masyarakat

Dua penghargaan nasional yang diraih Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan dalam Bimtek Pimpasa 2026 menjadi cermin nyata dari semangat yang selama ini diemban: bahwa institusi imigrasi bukan hanya penjaga batas dan pemeriksa dokumen, melainkan juga mitra aktif masyarakat dalam mencegah kejahatan lintas batas, termasuk TPPO yang masih menjadi ancaman serius di berbagai wilayah, termasuk kawasan pesisir dan perbatasan.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kantor-kantor imigrasi lainnya di seluruh Indonesia untuk terus memperkuat kehadiran mereka di tengah masyarakat, membuktikan bahwa semangat “Imigrasi untuk Rakyat” bukan sekadar tagline, melainkan komitmen nyata yang diwujudkan dalam setiap langkah pengabdian.

(Syafwan 🖋️)

Pimred: Suleman Sinulingga
Pimpinan Umum: Fernando Albert Damanik

👁️ Dilihat: 1 kali
Gambar Gravatar
Penulis

Suleman Sinulingga

Tim redaksi Nusantara News Today.

Lihat artikel lainnya
Nusantara News Popup - Boss WA

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar