Perkuat Kapasitas Intelijen, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Torehkan Prestasi di Bogor

Bagikan:➤☎
Waktu baca 2 menitDiperbarui 26 September 2026, 13:03 WIB

BELAWAN – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan berhasil menorehkan capaian positif di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) terbaik kedua dalam kategori Pengelolaan dan Pelaporan Laporan Harian Intelijen (LHI).

Penghargaan tersebut diberikan dalam forum Diseminasi Penguatan Penyusunan Produk Intelijen Keimigrasian Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Intelijen Keimigrasian di Bogor, Jawa Barat. Apresiasi ini diserahkan langsung oleh Direktur Intelijen Keimigrasian, Kombes Pol. Agus Waluyo, S.I.K., kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Pentingnya Akurasi dan Kualitas Produk Intelijen

Direktur Intelijen Keimigrasian, Kombes Pol. Agus Waluyo, dalam sambutan pembukaannya menggarisbawahi esensi penguatan fungsi intelijen di seluruh satuan kerja imigrasi. Program diseminasi ini dirancang guna mempertajam pemahaman serta keahlian teknis personel dalam menghimpun, mengolah, menganalisis, hingga memformulasikan produk intelijen secara terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Agus, mutu dari produk intelijen memegang peranan krusial dalam ekosistem keimigrasian. Data yang komprehensif dan akurat berfungsi sebagai landasan utama bagi para pengambil kebijakan untuk menentukan langkah strategis operasional maupun penegakan hukum keimigrasian secara tepat sasaran.

Komitmen Peningkatan Kinerja dan Akuntabilitas

Menanggapi capaian tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi dedikasi seluruh jajarannya. Ia menyatakan bahwa pengakuan ini merupakan buah dari konsistensi dan kerja sama kolektif dalam melaksanakan tugas intelijen keimigrasian di wilayah kerja Belawan.

Eko menegaskan, prestasi ini menjadi pemacu semangat untuk terus menyempurnakan tata kelola pelaporan intelijen. Menurutnya, standar pelaporan yang baik tidak hanya dinilai dari ketepatan waktu pengiriman, melainkan juga dari validitas informasi yang disajikan sehingga mampu menopang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) instansi secara optimal.

Langkah penguatan tersebut sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang menekankan pentingnya profesionalisme serta penciptaan nilai kemanfaatan bagi publik melalui semangat “Imigrasi untuk Rakyat”. Dalam kerangka ini, kinerja aparatur diharapkan tidak hanya memenuhi aspek administratif formal, tetapi juga memberi dampak nyata bagi keamanan dan ketertiban masyarakat serta kedaulatan negara.

Sinergi Antarlembaga Penguat Kapasitas Intelijen

Kegiatan diseminasi yang berlangsung pada 23–25 September 2026 tersebut turut melibatkan berbagai pakar dan praktisi dari instansi keamanan strategis nasional. Para peserta mendapatkan pembekalan materi dan ruang diskusi mendalam bersama perwakilan dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Pusat Intelijen Lemdiklat Polri, serta Subdirektorat Produk Intelijen Keimigrasian.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi sarana edukatif sekaligus momentum berkesinambungan bagi jajaran keimigrasian dalam memperkaya wawasan, meningkatkan kepekaan analitis, serta menyusun laporan intelijen yang berbobot dan kredibel di masa mendatang.

Editor: Fernando Albert Damanik

👁️ Dilihat: 4 kali
Gambar Gravatar
Penulis

Suleman Sinulingga

Tim redaksi Nusantara News Today.

Lihat artikel lainnya
Nusantara News Popup - Boss WA

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar