Ketua DPRD Simalungun Dukung Harungguan Bolon Ke-X, PMS Dorong Sinergi Budaya, UMKM hingga Keterlibatan di Dunia Investasi

Bagikan:
Waktu baca 5 menitDiperbarui 10 September 2026, 10:05 WIB

Audiensi Panitia Harungguan Bolon Ke-X dengan Ketua DPRD Simalungun

SIMALUNGUN — Semangat Mulak Hu Rumah Bolon semakin menguat menjelang pelaksanaan Harungguan Bolon Ke-X Partuha Maujana Simalungun (PMS) Tahun 2026. Jajaran Panitia Harungguan Bolon Ke-X bersama Plt. Ketua Umum PMS melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Sugiarto, pada Kamis, 10 September 2026. Pertemuan berlangsung di Kantor DPRD Kabupaten Simalungun dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan.

Audiensi ini merupakan bagian dari rangkaian tahapan persiapan yang sebelumnya telah dimatangkan melalui Rapat Panitia Ke-II, yang digelar sehari sebelumnya, Rabu (9/9/2026), di Ruang Pertemuan Innara Hills, Pematangsiantar. Dalam surat resmi kepanitiaan, rapat tersebut memang diarahkan untuk memantapkan persiapan sekaligus menjadi landasan bagi pelaksanaan audiensi kepada para pemangku kepentingan dalam rangka Harungguan Bolon Ke-X.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Pertemuan dengan Ketua DPRD tidak sekadar membicarakan persiapan teknis perhelatan adat, tetapi berkembang menjadi dialog yang lebih luas — menyentuh penguatan sinergi antara PMS dan lembaga legislatif, pelestarian dan pengembangan event budaya, pertumbuhan UMKM dan pariwisata, hingga aspirasi mengenai keterlibatan masyarakat Simalungun dalam aktivitas perusahaan dan investasi yang beroperasi di wilayah Kabupaten Simalungun.

Ketua DPRD Nyatakan Komitmen Mendukung Harungguan Bolon

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Sugiarto menyampaikan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Harungguan Bolon Ke-X PMS Tahun 2026. Dukungan dari pimpinan lembaga legislatif daerah ini menjadi energi positif bagi seluruh jajaran panitia yang tengah mempersiapkan perhelatan bertema Mulak Hu Rumah Bolon.

Harungguan Bolon diharapkan tidak hanya menjadi momentum konsolidasi organisasi dan adat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan antarwarga Simalungun serta membangun gagasan bersama mengenai masa depan masyarakat dan daerah Simalungun. Dukungan DPRD dinilai penting untuk memperkuat legitimasi dan jangkauan dampak dari agenda besar tersebut.

Mendorong Sinergi Positif dan Berkelanjutan antara PMS dan DPRD

Dalam dialog yang berlangsung, Ketua DPRD juga mengungkapkan harapannya agar ke depan terbangun sinergi yang positif dan berkelanjutan antara DPRD Kabupaten Simalungun dan PMS sebagai organisasi adat dan kemasyarakatan Simalungun.

Salah satu poin yang menjadi perhatian dalam pembicaraan adalah bagaimana masyarakat Simalungun dapat memperoleh ruang partisipasi yang lebih luas dalam berbagai kegiatan perusahaan atau investor yang beroperasi di wilayah Kabupaten Simalungun. Sinergi yang diharapkan adalah komunikasi yang konstruktif antara masyarakat, organisasi adat, pemerintah daerah, DPRD, dan dunia usaha — dengan tetap mengedepankan ketentuan hukum, kompetensi, dan mekanisme tata kelola yang berlaku.

Dengan terbangunnya sinergi tersebut, kehadiran investasi di Kabupaten Simalungun diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekonomi secara umum, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih nyata bagi partisipasi dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Event Budaya Didorong Gerakkan UMKM dan Pariwisata Simalungun

Pembicaraan dalam audiensi juga menyentuh pentingnya meningkatkan frekuensi dan kualitas penyelenggaraan event budaya Simalungun. Ketua DPRD menyampaikan dukungannya terhadap penguatan kegiatan kebudayaan yang dapat memberikan dampak lebih luas terhadap pertumbuhan sektor UMKM dan pariwisata Kabupaten Simalungun.

Event budaya dinilai memiliki potensi strategis untuk memperkenalkan kekayaan adat dan tradisi Simalungun kepada khalayak lebih luas, sekaligus menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produk-produk mereka — mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, pakaian tradisional, suvenir, hingga berbagai produk ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Dengan pengelolaan yang baik dan strategi promosi yang tepat, agenda kebudayaan dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat. Dalam konteks inilah Harungguan Bolon Ke-X dapat menjadi salah satu momentum untuk membuktikan bahwa pelestarian budaya dan pembangunan ekonomi masyarakat sejatinya dapat berjalan beriringan dan saling menguatkan.

PMS Sampaikan Aspirasi Keterwakilan Masyarakat Simalungun di Dunia Investasi

Dalam audiensi tersebut, PMS juga menyampaikan aspirasi kepada Ketua DPRD Simalungun mengenai keterlibatan masyarakat Simalungun dalam perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah itu. Secara khusus, PMS meminta agar melalui jalur komunikasi yang melibatkan Ketua DPRD, dapat didorong pembicaraan mengenai peluang keterwakilan figur dari etnis Simalungun pada posisi komisaris perusahaan — terutama perusahaan berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Simalungun.

Aspirasi tersebut disampaikan sebagai bagian dari harapan agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah masuk dan berkembangnya investasi di daerah mereka sendiri, melainkan memiliki kesempatan berpartisipasi secara lebih luas dan bermartabat — sesuai dengan kompetensi, profesionalitas, ketentuan perundang-undangan, serta tata kelola perusahaan yang berlaku.

Perlu ditegaskan bahwa poin ini merupakan aspirasi yang disampaikan PMS dalam forum audiensi, bukan keputusan pengangkatan ataupun penetapan komisaris perusahaan mana pun. Aspirasi ini bersifat harapan dan dorongan untuk membuka dialog yang lebih konstruktif antara masyarakat adat, lembaga legislatif, dan dunia investasi.

“Mulak Hu Rumah Bolon” — Pesan yang Melampaui Batas Perhelatan Adat

Tema Mulak Hu Rumah Bolon yang diusung dalam Harungguan Bolon Ke-X membawa pesan yang semakin kaya makna. Secara harfiah, tema ini berarti kembali ke rumah besar — sebuah ajakan untuk berhimpun kembali di rumah besar Simalungun, merajut persaudaraan yang mungkin sempat merenggang jarak dan waktu, memperkuat identitas, menjaga adat dan budaya, sekaligus membicarakan masa depan masyarakat Simalungun di tengah arus perkembangan investasi dan pembangunan daerah.

Semangat yang dibawa tema ini juga diharapkan mampu mempertemukan berbagai generasi dan elemen — generasi tua dan muda, tokoh adat, pemerintah, legislatif, dunia usaha, pelaku UMKM, hingga berbagai komponen masyarakat lainnya — dalam satu semangat bersama: membangun Simalungun.

Dari Konsolidasi Menuju Kolaborasi Nyata

Sehari sebelum audiensi dilaksanakan, tepatnya Rabu (9/9/2026), Panitia Harungguan Bolon Ke-X sukses menggelar Rapat Panitia Ke-II di Ruang Pertemuan Innara Hills, Pematangsiantar, dimulai pukul 15.00 WIB. Rapat ini menjadi tindak lanjut dari Rapat Persiapan Pertama yang sebelumnya digelar pada 4 Juli 2026.

Kepanitiaan Harungguan Bolon Ke-X DPP PMS Tahun 2026 dipimpin oleh Ketua Umum Panitia Rado Damanik, M.Pd., bersama Sekretaris Panitia Sandro Purba, SKM., sebagaimana tercantum dalam surat resmi kepanitiaan yang telah beredar.

Audiensi dengan Ketua DPRD Simalungun menjadi salah satu langkah lanjutan yang strategis dari proses konsolidasi tersebut. Dukungan terhadap penyelenggaraan Harungguan Bolon, komitmen membangun sinergi antara PMS dan DPRD, dorongan pengembangan event budaya untuk menggerakkan UMKM dan pariwisata, serta pembicaraan mengenai partisipasi masyarakat lokal dalam dunia investasi — semuanya menjadi poin penting yang mengemuka dan mencerminkan betapa luasnya agenda yang diemban oleh Harungguan Bolon Ke-X kali ini.

Harungguan Bolon Ke-X pun diharapkan bukan sekadar perhelatan seremonial adat semata, melainkan menjadi momentum membangun kolaborasi nyata antara adat, budaya, ekonomi, pariwisata, dan pembangunan sumber daya manusia Simalungun yang berkelanjutan.

Mulak Hu Rumah Bolon — kembali ke rumah besar, marsada dalam persaudaraan, menjaga budaya, dan bersama membangun Simalungun.

Diatei Tupa. Horas!

Pimred: Suleman Sinulingga
Pimpinan Umum: Fernando Albert Damanik

👁️ Dilihat: 4,537 kali
Gambar Gravatar
Penulis

Redaksi

Tim redaksi Nusantara News Today.

Lihat artikel lainnya
Nusantara News Popup - Boss WA

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar