BGN Kembalikan Rp311,2 Miliar ke Kas Negara, Audit Internal Temukan 414 Rekening Dapur Bermasalah

Waktu baca 2 menitDiperbarui 31 Juli 2026, 13:39 WIB

JAKARTA | NusantaraNews-Today.com – Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengembalikan dana sebesar Rp311.246.295.184 ke Kas Negara. Langkah ini diambil menyusul temuan anomali dalam sistem rekening virtual yang digunakan untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), berdasarkan hasil audit dan penelusuran internal lembaga tersebut.

Temuan Audit Internal dan Komitmen Akuntabilitas

Verifikasi menyeluruh terhadap ribuan data rekening virtual milik satuan pelayanan dapur gizi oleh BGN mengidentifikasi adanya 414 dapur gizi yang menghadapi permasalahan administrasi. Isu-isu yang ditemukan bervariasi, mulai dari rekening ganda hingga unit dapur yang belum sepenuhnya beroperasi.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Kepala BGN menegaskan bahwa pengembalian dana ini merupakan manifestasi dari komitmen kuat lembaga dalam menjaga tata kelola keuangan negara yang akuntabel, transparan, dan berlandaskan prinsip kehati-hatian.

“Uang negara adalah uang rakyat. Oleh karena itu, kami telah menarik dan mengembalikan dana sebesar Rp311.246.295.184 ke Kas Negara,” ujar Kepala BGN dalam pernyataan resminya, menekankan pentingnya amanah publik.

Bukan Kerugian Negara, Melainkan Anggaran Belum Layak Salur

BGN menjelaskan lebih lanjut bahwa dana yang dikembalikan ini bukan merupakan kerugian negara. Sebaliknya, dana tersebut adalah anggaran yang belum memenuhi syarat untuk disalurkan karena adanya ketidaksesuaian data yang terdeteksi melalui verifikasi internal. Tujuan dari langkah ini adalah untuk memastikan bahwa setiap alokasi anggaran dapat tepat sasaran dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Penguatan Pengawasan Internal untuk Efisiensi Program

Guna mencegah potensi penyimpangan dan inefisiensi di masa mendatang, BGN berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengawasan internalnya. Program Makan Bergizi Gratis, sebagai salah satu program prioritas pemerintah, memerlukan pengelolaan yang cermat. BGN menekankan bahwa setiap anggaran harus memberikan dampak maksimal bagi masyarakat. Oleh karena itu, proses verifikasi, evaluasi, dan pengawasan akan dilakukan secara berkala terhadap seluruh mitra dapur gizi di berbagai daerah.

BGN juga menegaskan bahwa tindakan penyelamatan anggaran negara ini bukanlah sebuah prestasi yang patut dibanggakan, melainkan sebuah kewajiban fundamental bagi setiap penyelenggara negara dalam menjalankan amanah publik. Dengan pengembalian dana sebesar Rp311,2 miliar ini, BGN berharap pengelolaan Program MBG akan semakin transparan, efisien, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan anggaran negara.

Editor: Fernando Albert Damanik

👁️ Dilihat: 2 kali
Gambar Gravatar
Penulis

Suleman Sinulingga

Tim redaksi Nusantara News Today.

Lihat artikel lainnya
Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar