LABUHANBATU – Praktik jual beli narkotika di Dusun Mualmas (Aden Batang), Desa Kampung Dalam, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, dilaporkan semakin mengkhawatirkan. Aktivitas haram tersebut kini dilakukan secara terbuka dan mulai mengancam kondusivitas lingkungan setempat.
Berdasarkan investigasi tim di lapangan, warga menyebut transaksi barang haram ini sudah menjadi rahasia umum. Namun, hingga kini aktivitas tersebut terkesan belum tersentuh oleh aparat penegak hukum.
Kriminalitas Meningkat, Warga Tak Lagi Merasa Aman
Keresahan warga bukan tanpa alasan. Peredaran narkoba di wilayah ini berdampak langsung pada meroketnya angka kriminalitas. Warga mengeluhkan maraknya aksi pencurian, mulai dari perabotan rumah tangga hingga hasil perkebunan.
“Kami sudah sangat resah. Barang-barang di rumah sudah tidak aman, bahkan buah sawit kami pun sering hilang. Kami yakin ini ada kaitannya dengan maraknya transaksi narkoba di sini,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada NusantaraNews-Today.com, Minggu (15/2/2026).
Soroti Keterlibatan Residivis Pemain Lama

Masyarakat menaruh harapan besar kepada Kapolres Labuhanbatu untuk segera mengambil langkah konkret. Secara khusus, warga menyoroti adanya dugaan keterlibatan seorang residivis (mantan narapidana) yang identitasnya sudah dikenal luas sebagai pemain lama dalam jaringan narkoba di wilayah tersebut.
“Pak Kapolres, jangan biarkan generasi bangsa ini hancur. Kami mohon segera tangkap para pelakunya agar wilayah kami kembali kondusif,” tegas warga lainnya dengan nada penuh harap.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Dusun Mualmas masih menunggu aksi nyata dari jajaran Polres Labuhanbatu untuk memberantas peredaran gelap narkoba hingga ke akar-akarnya.
(Tim Biro Labuhanbatu/Red)


















Komentar