Tragedi Jelang Ramadan:

Pajak Pekong Labuhan Diamuk Si Jago Merah, 13 Ruko dan Satu Mobil Ludes Terbakar

Medan4573 Dilihat

MEDAN – Kabar duka menyelimuti pedagang di kawasan pasar tradisional Pajak Pekong, Jalan Syahbudin Yatim, Lingkungan 9, Pekan Labuhan, Medan. Pada Rabu pagi (18/02/2026), kebakaran hebat menghanguskan sedikitnya 13 bangunan rumah toko (ruko) dan satu unit mobil minibus di tengah hiruk pikuk aktivitas pasar menjelang bulan suci Ramadan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.25 WIB ini bermula dari kepulan asap hitam pekat dari salah satu bangunan yang kemudian merambat dengan sangat cepat, memicu kepanikan luar biasa di kalangan pedagang dan pengunjung.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Kronologi dan Upaya Evakuasi Mandiri

Di tengah kobaran api yang kian membesar, para pedagang tampak berhamburan menyelamatkan barang dagangan mereka ke area yang lebih aman. Warga sekitar turut berjibaku membantu proses evakuasi seadanya sebelum armada pemadam kebakaran mencapai lokasi kejadian.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan segera mengerahkan sejumlah unit ke lokasi, namun proses pemadaman menghadapi kendala serius akibat:

  • Akses Jalan Sempit: Petugas kesulitan menjangkau titik api utama karena sempitnya jalur menuju pusat pasar.

  • Hambatan Bahu Jalan: Banyaknya lapak pedagang yang terpasang permanen di bahu jalan menghambat manuver mobil pemadam.

  • Kerumunan Massa: Padatnya pengunjung dan warga yang menonton memperlambat gerak petugas di lapangan.


Dugaan Penyebab dan Kerugian

Hingga saat ini, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada api yang kembali menyala. Meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, kerugian materiil ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam, namun dugaan sementara menyebutkan bahwa api dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) listrik dari salah satu ruko.

Perspektif Jurnalisme Nurani

Pimpinan Umum Nusantara News Today, Fernando Albert Damanik, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa para pedagang, terlebih di saat warga tengah mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadan. Melalui media ini, kami mendorong perlunya evaluasi tata ruang pasar tradisional dan sistem keamanan instalasi listrik di area publik guna mencegah tragedi serupa terulang kembali.


Editor: Fernando Albert Damanik 🖋️

Laporan: Syafwan

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar