Kajatisu Cup II 2026:

Mengukir Prestasi Karate di Atas Fondasi Kejujuran dan Integritas

Bagikan:
Waktu baca 2 menitDiperbarui 14 Februari 2026, 13:02 WIB

DELI SERDANG – Gedung Olahraga di Jalan William Iskandar, Pancing, menjadi saksi dimulainya perhelatan akbar Kejuaraan Karate Kajatisu Cup II Tahun 2026 pada Jumat (13/2/2026). Ratusan atlet dari berbagai dojo se-Sumatera Utara berkumpul bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi untuk mengikuti proses pembinaan karakter yang mendalam.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, SH., M.Hum., membuka secara resmi ajang ini dengan penegasan bahwa olahraga harus dimaknai melampaui sekadar perebutan medali.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

I. Integritas Sebagai Mahkota Kemenangan

Dalam arahannya, Harli Siregar menekankan bahwa sportivitas adalah fondasi utama yang hanya bisa terwujud melalui kejujuran atlet dan official.

  • Kemenangan Sejati: Lahir dari integritas dan kepatuhan terhadap aturan.

  • Makna Kompetisi: Di atas tatami bukan merupakan permusuhan, melainkan ajang menunjukkan kemampuan terbaik dengan menghormati lawan.


Edmon Purba,SH,MHum saat memberikan Laporan Panitia

II. Sinergi Pembinaan FORKI dan Panitia

Ketua FORKI Sumatera Utara, Rahmatsyah, menilai dukungan Kejaksaan Tinggi Sumut sebagai dorongan moral yang kuat untuk melahirkan atlet yang tangguh secara teknik dan mental. Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Edmon Purba, SH., MH., menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan kompetisi yang profesional dan tertib sebagai wadah evaluasi atlet berbagai usia.

III. Perspektif Akademisi: Karate Sebagai Investasi SDM

Tokoh karate yang juga seorang akademisi, Joan Berlin Damanik, S.Si., M.M. (Pelatih Karate-Do TAKO DAN V), memberikan pandangan strategis mengenai bela diri ini.

  • Pendidikan Karakter: Karate adalah proses komprehensif untuk membentuk disiplin dan keberanian mengambil keputusan.

  • Nilai Dojo: Kejujuran, tanggung jawab, dan rasa hormat harus menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

  • Relevansi Strategis: Karate layak diperkuat dalam sistem pembinaan pelajar Indonesia karena menanamkan kepemimpinan sejak dini.


IV. Harapan Masa Depan

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh pimpinan Kejati Sumut, KONI Medan, perwakilan Polda Sumut, hingga insan pers. Kejuaraan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat ekosistem pembinaan atlet yang tidak hanya cakap bertanding, tetapi juga bermoral dalam kehidupan bermasyarakat.

Pimpinan Umum Nusantara News Today, Fernando Albert Damanik, memberikan apresiasi tinggi terhadap visi kejujuran yang diusung dalam kejuaraan ini. Melalui jurnalisme nurani, kita terus mendukung setiap upaya yang membangun karakter positif generasi muda Sumatera Utara.


Editor: Fernando Albert Damanik 🖋️ Laporan: Unit Liputan Olahraga & Prestasi Sumatera Utara

👁️ Dilihat: 10 kali
Gambar Gravatar
Penulis

Redaksi

Tim redaksi Nusantara News Today.

Lihat artikel lainnya
Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar