MEDAN – Kondisi infrastruktur di Kawasan Industri Modern (KIM) II hingga KIM V, Mabar, kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Sebagai salah satu objek vital industri di Sumatera Utara, kawasan ini justru terkesan tak bertuan. Hasil pantauan langsung tim NusantaraNews-Today.com menunjukkan fasilitas Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di sepanjang jalur utama padam total, Selasa (24/02/2026).
Investigasi Lapangan: Bukan Rusak, Tapi Dijarah!
Berdasarkan investigasi di lokasi, padamnya lampu-lampu tersebut bukan disebabkan oleh gangguan teknis dari penyedia listrik, melainkan akibat aksi kriminalitas yang terorganisir. Terlihat jelas kabel-kabel instalasi pada tiang lampu dalam kondisi terputus dan menjuntai. Kuat dugaan, kabel-kabel tembaga tersebut sengaja dipotong dan digondol maling.
Aksi pencurian ini tidak mungkin terjadi dalam sekejap, mengingat proses pemotongan kabel pada tiang-tiang tinggi membutuhkan waktu dan alat khusus. Hal ini memicu tanda tanya besar: Di mana keberadaan petugas keamanan saat aksi penjarahan berlangsung?
Sorotan Tajam: Kinerja Security dan Pengelola Dipertanyakan
Kondisi ini memicu kritik keras terhadap manajemen pengelola KIM serta vendor penyedia jasa keamanan (outsourcing security). Minimnya patroli rutin di area rawan dinilai menjadi karpet merah bagi para pelaku kriminal untuk beraksi dengan leluasa.
Bahkan, muncul dugaan liar di tengah masyarakat mengenai adanya “main mata” atau pembiaran di lapangan. Logikanya, kawasan industri sebesar KIM seharusnya memiliki protokol pengamanan ketat. Jika kabel di tiang-tiang utama bisa hilang secara berulang tanpa terdeteksi, maka sistem keamanan yang ada saat ini dianggap gagal total.
Hantaman Jurnalisme Nurani: Bahaya Mengintai di Kegelapan
Pimpinan Umum Nusantara News Today, Fernando Albert Damanik, menegaskan bahwa pengelola KIM tidak boleh lepas tangan.
“KIM adalah jantung ekonomi. Jika penerangan jalan saja dibiarkan gelap gulita karena kabel dicuri dan tidak ada tindakan nyata, ini adalah bentuk degradasi pelayanan. Kegelapan ini bukan hanya mengundang maling kabel, tapi juga mengundang begal dan kecelakaan bagi para pekerja yang pulang malam. Pengelola jangan hanya menarik iuran, tapi harus bertanggung jawab atas keamanan fasilitas!” tegas Fernando.
Edukasi: Dampak Domino Terhadap Logistik
Secara edukatif, matinya lampu jalan di kawasan industri berdampak sistemik. Selain meningkatkan risiko kriminalitas, terganggunya penglihatan pengemudi truk logistik dapat memicu kecelakaan fatal yang berujung pada kerugian material bagi perusahaan-perusahaan di dalam kawasan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola KIM maupun vendor penyedia jasa keamanan belum memberikan keterangan resmi terkait hilangnya fasilitas publik tersebut. Masyarakat dan pelaku usaha mendesak adanya evaluasi total terhadap manajemen keamanan dan segera dilakukan perbaikan lampu jalan demi menjaga citra investasi di Sumatera Utara.
Editor: Fernando Albert Damanik 🖋️
Laporan: Syafwan


















Komentar