🇨🇳 TIM PELACAK MAYAT CANGGIH DARI CHINA DIDATANGKAN KE ACEH

Bantu Cari Ratusan Korban yang Tertimbun Lumpur

ACEH – Pemerintah Provinsi Aceh mendatangkan tim khusus dari China untuk mempercepat pencarian korban banjir dan longsor yang diduga masih banyak tertimbun lumpur di sejumlah wilayah.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, membenarkan bahwa tim dari China tersebut sudah mendarat di Aceh. Jumlah personel tim ini adalah lima orang dan mereka membawa alat-alat canggih untuk mendeteksi dan mengambil jenazah.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Fokus Pencarian dan Tantangan Lumpur Setinggi Pinggang

Mualem menjelaskan, kedatangan tim ahli ini sangat krusial karena masih banyak jenazah yang belum ditemukan, terutama di daerah Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang.

Tantangan utama yang dihadapi oleh relawan adalah kondisi medan yang ekstrem:

  • Kedalaman Lumpur: Lumpur di sana mencapai sepinggang orang dewasa, membuat tim relawan kesulitan untuk mencari korban yang diduga masih tertimbun.

  • Target Operasi: Tim dari China akan berfokus membantu mendeteksi mayat yang berada di dalam lumpur.

“Mayat-mayat di Aceh Timur, Aceh Utara dan Aceh Tamiang masih banyak berada dalam lumpur, jadi lumpur itu sampai sepinggang. Jadi mereka ada alat bantu kita,” kata Mualem pada Sabtu (6/12).

Update Korban Bencana Aceh

Berdasarkan update posko tanggap darurat bencana Aceh pada Jumat (5/12) pukul 20:00 WIB, tercatat jumlah korban meninggal dunia sebanyak 349 orang dan korban hilang sebanyak 92 orang.

@redaksi

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar