Bentrok Antar Warga di Tanjung Morawa, Polisi Kesulitan Lerai, TNI Turun Tangan Bubarkan Massa

Deliserdang5855 Dilihat

Tanjung Morawa, Nusantaranews-Today.com – Bentrokan hebat antar dua kelompok pemuda pecah di Kelurahan Pekan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu dini hari (26/07/2025). Peristiwa yang berlangsung di tengah permukiman padat penduduk ini membuat warga sekitar panik dan memilih berlindung di dalam rumah.

Aksi kekerasan melibatkan dua kelompok pemuda dari Lorong Dua dan Lorong Tiga. Mereka terlibat saling serang menggunakan batu dan senjata tajam jenis klewang. Suara teriakan, benturan batu, dan denting senjata membuat suasana malam mencekam.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

> “Kami tidak berani keluar rumah. Batu berterbangan, suara teriakan di mana-mana. Takut rumah kami ikut diserang,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

 

Polisi Kewalahan, TNI Dikerahkan

Informasi dari lapangan menyebutkan, petugas Polsek Tanjung Morawa yang pertama tiba di lokasi dalam jumlah terbatas tidak mampu membubarkan massa karena skala bentrokan yang besar.

> “Jumlah massa terlalu banyak dan brutal. Kami segera minta bantuan tambahan,” kata salah satu anggota kepolisian yang berjaga.

 

Situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah bantuan dari Polres Deli Serdang datang dan membubarkan kedua kelompok secara paksa.

Untuk mencegah bentrokan susulan, aparat gabungan dari TNI dan Polri langsung diterjunkan ke lokasi dan hingga Minggu (27/07/2025), penjagaan masih berlangsung ketat.

Motif Belum Jelas, Polisi Masih Selidiki

Belum diketahui pasti pemicu bentrokan tersebut. Namun informasi sementara menyebutkan adanya dendam lama antar kelompok remaja di kawasan itu yang kembali memanas.

> “Kami masih menyelidiki motif pastinya. Tim kami juga tengah mengumpulkan data dan saksi,” ujar perwakilan dari Polres Deli Serdang.

 

Warga sekitar berharap pihak berwenang segera menindak tegas pelaku dan menjaga ketertiban agar peristiwa serupa tidak terulang.

> “Kami minta aparat lebih sering patroli. Jangan sampai daerah kami jadi zona konflik,” ujar tokoh masyarakat setempat.

 

Reporter: Suleman Sinulingga
Editor: Redaksi Nusantaranews-Today

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar