DPRD Desak DLH Tindak Tegas Dugaan Pencemaran Limbah Pabrik Es Siantar

Pematang Siantar4944 Dilihat

PEMATANGSIANTAR, Nusantaranews.Today.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pematangsiantar didesak untuk bertindak cepat dan serius dalam menangani dugaan pembuangan limbah sembarangan oleh PT Pabrik Es Siantar (PES), produsen minuman legendaris merek Badak. Desakan ini mengemuka dalam rapat kerja Komisi III DPRD Pematangsiantar, Senin (22/9/2025) sore.

Desakan Keras dari Komisi III

Anggota Komisi III, Andika Prayogi Sinaga, secara terbuka meminta Kepala Dinas LH, Dedy Tunasto Setiawan, untuk segera menindaklanjuti laporan masyarakat yang disertai bukti video.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

“Tolong ini direspons secepat mungkin. Buktinya sudah ada, videonya lengkap, limbahnya dibuang ke parit,” tegas Andika dalam rapat tersebut.

Menurutnya, status PT Pabrik Es Siantar sebagai salah satu ikon kota seharusnya menjadi alasan tambahan bagi pemerintah untuk memastikan perusahaan tersebut taat aturan, bukan justru membiarkannya mencemari lingkungan.

Respons Kepala Dinas LH Dinilai Lemah

Menanggapi desakan tersebut, Dedy Tunasto Setiawan tidak memberikan jawaban yang tegas. Menurut pantauan di lokasi rapat, Dedy terkesan menganggap persoalan tersebut hanya masalah komunikasi antara pihak perusahaan dengan masyarakat sekitar.

Sikap ini disayangkan oleh Andika, yang meminta Dedy untuk menyikapi persoalan lingkungan ini dengan keseriusan penuh. “Coba langsung direspons ke perusahaannya, supaya segera mereka memperbaikinya, jangan sampai meluas,” pinta Andika.

Upaya Konfirmasi ke Pihak Perusahaan

Sementara itu, pihak manajemen PT Pabrik Es Siantar (PES) yang coba dihubungi pada Senin malam untuk dimintai tanggapan terkait tudingan pembuangan limbah ini, belum memberikan respons hingga berita ini ditayangkan.

(Ibrahim Harry Gunawan Saragih.M)

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar