Diingatkan Berhenti Judi Online, Anggota TNI Tikam Istri Hingga Tewas, Ditangkap saat Hendak Kabur

Deliserdang5156 Dilihat

 

Deli Serdang, 23 Juli 2025 — Seorang anggota TNI dari Kodam I Bukit Barisan, Sersan Mayor (Serma) Tengku Dian Anugerah, ditangkap setelah diduga membunuh istrinya sendiri di kediaman mereka di Desa Sei Semayam, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (23/7).

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Pelaku yang diketahui bertugas sebagai anggota Provost Kodam I/BB, menghabisi nyawa istrinya, Astri, dengan cara menusuk menggunakan senjata tajam. Insiden berdarah ini diduga dipicu oleh pertengkaran rumah tangga akibat kebiasaan pelaku yang kecanduan judi online.

Cekcok Berujung Maut

Menurut keterangan pihak keluarga korban, pasangan suami istri tersebut telah berpisah ranjang selama tiga bulan terakhir. Astri dikabarkan kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari suaminya.

“Korban sering meminta pelaku berhenti main judi online. Tapi permintaan itu malah memicu pertengkaran, dan korban sering dipukul,” ujar salah satu anggota keluarga kepada wartawan.

Pada hari kejadian, pertengkaran kembali pecah. Dalam kondisi emosi, pelaku diduga menikam istrinya hingga tewas di tempat.

Pelaku Ditangkap di Bandara Saat Coba Kabur

Usai melakukan aksi keji tersebut, Serma Tengku Dian Anugerah langsung melarikan diri. Namun upayanya untuk kabur berhasil digagalkan. Ia ditangkap oleh tim dari Propam Kodam I/BB saat berada di Bandara Internasional Kualanamu.

Saat ini, pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di satuan hukum militer. Kodam I Bukit Barisan belum memberikan pernyataan resmi terkait sanksi disiplin maupun pidana yang akan dijatuhkan.

Reaksi Publik dan Permintaan Keadilan

Peristiwa ini mengundang perhatian luas dari masyarakat, terutama karena pelaku merupakan aparat yang seharusnya menjadi contoh dalam kedisiplinan dan pengendalian diri.

“Ini menyedihkan. Judi online benar-benar sudah merusak banyak keluarga. Harus ada tindakan tegas,” kata salah seorang warga Sunggal.

Keluarga korban berharap pihak berwenang menjatuhkan hukuman seberat-beratnya agar menjadi efek jera, serta agar korban mendapatkan keadilan.


Reporter: Suleman Sinulingga
Editor: Redaksi NusantaraNews-Today.com


 

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar