Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Medan Amplas: Identitas Sukar Dikenali Usai Dompet Diduga Raib

Bagikan:
Waktu baca 2 menitDiperbarui 31 Juli 2026, 13:15 WIB

Kecelakaan Maut di Medan Amplas Renggut Nyawa Pengemudi Ojol

MEDAN, Nusantara News Today – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas tragis merenggut nyawa seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, pada Kamis (30/7/2026) siang. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlibat tabrakan dengan sebuah truk tangki pengangkut CPO. Hingga kini, proses identifikasi korban masih menghadapi kendala serius.

Kronologi Awal dan Dugaan Penyebab Kecelakaan

Berdasarkan informasi awal dari saksi mata di lokasi, peristiwa nahas ini bermula ketika korban, yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter dengan nomor polisi BK 6013 MBE, melaju dari arah Tanjung Morawa menuju Medan. Diduga, korban mengambil jalur berlawanan arah menuju Jalan Damai. Saat berhadapan dengan truk tangki CPO yang datang dari arah berlawanan, korban diduga mengalami kepanikan hingga kehilangan kendali atas kendaraannya.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Ketua Umum Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (GODAMS), Agam Zubir, menjelaskan bahwa dugaan sementara menunjukkan korban terjatuh tepat di area titik buta (blind spot) pengemudi truk tangki. “Dugaannya korban terjatuh tepat di area blind spot, sehingga pengemudi truk tidak menyadari keberadaan sepeda motor yang hilang keseimbangan di sisi samping kendaraan,” ujar Agam saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026). Pengemudi truk tangki segera menghentikan kendaraannya begitu menyadari adanya benturan. Insiden ini sempat memicu kemacetan arus lalu lintas di koridor Jalan Sisingamangaraja sebelum petugas kepolisian tiba untuk mengamankan lokasi.

Kendala Identifikasi Akibat Dugaan Pencurian Dompet dan Kerusakan Ponsel

Proses identifikasi korban di lapangan mengalami hambatan signifikan. Agam Zubir membenarkan bahwa identitas pasti korban belum berhasil dipastikan karena dompet milik korban diduga diambil oleh oknum tidak bertanggung jawab saat situasi panik di lokasi kejadian. Selain itu, gawai (handphone) milik korban juga ditemukan dalam kondisi rusak berat, semakin mempersulit upaya identifikasi.

Upaya penelusuran identitas melalui nomor pelat kendaraan juga menemui jalan buntu. Setelah diperiksa, plat nomor BK 6013 MBE yang terpasang pada sepeda motor korban ternyata terdaftar atas nama orang lain. GODAMS mengecam keras tindakan oknum warga yang tega memanfaatkan situasi musibah untuk mengambil barang berharga milik korban, menunjukkan kurangnya empati dan integritas di tengah tragedi.

Tindakan Kepolisian dan Imbauan untuk Masyarakat

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk penanganan medis dan proses visum. Pihak kepolisian bersama komunitas ojol masih terus mengumpulkan fakta terkait kronologi pasti dan berupaya keras mengidentifikasi identitas korban.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat atau pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri kendaraan tersebut untuk segera menghubungi RS Bhayangkara Medan atau Polsek setempat. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam berkend

👁️ Dilihat: 4,540 kali
Gambar Gravatar
Penulis

Suleman Sinulingga

Tim redaksi Nusantara News Today.

Lihat artikel lainnya
Nusantara News Popup - Boss WA

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar