Pemkab Humbahas Melayat ke Rumah Duka Korban Hanyut di Parlilitan

HUMBAHAS – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Dinas Sosial melayat ke rumah duka korban hanyut di Sungai Singangang, Desa Sion Sibulbulon, Kecamatan Parlilitan, Kamis (7/5/2026).

Bupati Humbang Hasundutan, , diwakili Kepala Dinas Sosial menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Rambe Manalu saat melayat ke rumah duka.


Korban Pelajar SMA Negeri 1 Parlilitan

Korban diketahui bernama (16), seorang pelajar SMA Negeri 1 Parlilitan yang merupakan warga Dusun Pearaja, Desa Sion Sibulbulon, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di Sungai Singangang, Desa Sion Sibulbulon.


Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepulang sekolah korban berboncengan sepeda motor bersama Adven Nahampun saat kondisi hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.

Ketika melintasi jembatan di kawasan Lae Singanga, kondisi jalan sudah dipenuhi banjir dengan arus cukup deras.

Meski demikian, sepeda motor tetap mencoba melintas. Namun derasnya arus air membuat kendaraan terdorong hingga korban terhempas ke aliran sungai dan hanyut terbawa arus.


Warga Sempat Berusaha Menolong

Dua warga yang berada di lokasi, yakni dan , sempat berusaha menolong korban.

Namun upaya penyelamatan tidak berhasil karena derasnya arus sungai.

Warga bersama keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Sekitar pukul 19.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 300 meter dari titik awal hanyut dengan posisi tersangkut di batang pohon di aliran sungai.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah duka oleh personel bersama warga setempat.


Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Sosial juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana saat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi.

Menurutnya, kondisi hujan deras dapat menyebabkan banjir dan arus sungai menjadi sangat berbahaya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, khususnya saat melintasi daerah rawan banjir dan sungai ketika hujan deras,” ujarnya.


Turut Hadir

Turut hadir dalam kegiatan melayat tersebut:

Kehadiran pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan moral kepada keluarga korban yang tengah berduka.


(Laporan Harpenas KH Nababan | Editor: Fernando Albert Damanik)

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar