PEMATANGSIANTAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Simalungun bergerak cepat merespons hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) III Riau. Bertempat di Cafe HG, Kota Pematangsiantar, jajaran pengurus menggelar rapat konsolidasi strategis untuk mematangkan arah organisasi ke depan, Rabu (25/02/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPC PJS Simalungun, Benny Tumbur Panjaitan, didampingi Sekretaris Robert Girsang, serta dihadiri oleh seluruh fungsionaris DPC.
Fokus pada Advokasi dan Peningkatan Kapasitas
Dalam rapat tersebut, PJS Simalungun menegaskan komitmennya dalam menjaga marwah profesi jurnalis. Terdapat tiga poin krusial yang menjadi pedoman baru bagi organisasi:
Advokasi Wartawan: Penegasan mekanisme pembelaan hukum bagi wartawan PJS yang menghadapi kendala di lapangan.
Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2026: Pedoman pelaksanaan uji kompetensi guna memastikan seluruh anggota PJS Simalungun bersertifikat dan profesional.
Reformasi Administrasi: Penataan ulang tata kelola surat-menyurat dan administrasi organisasi agar lebih modern dan akuntabel.
“DPC PJS Simalungun wajib menyesuaikan seluruh kegiatan dan tata kelola organisasi dengan pedoman nasional hasil Rapimnas III. Ini adalah langkah kita menuju organisasi pers yang berintegritas,” tegas Benny Tumbur Panjaitan.
Muscab Mei 2026: Momentum Transformasi Organisasi
Sebagai langkah konkret penyempurnaan organisasi, rapat konsolidasi sepakat membentuk kepanitiaan untuk perhelatan akbar Musyawarah Cabang (Muscab) PJS Simalungun Tahun 2026.
Berdasarkan mufakat, berikut adalah susunan Panitia Muscab 2026:
Ketua: Edy Tambunan, S.Pd
Sekretaris: Harianto Girsang
Bendahara: Usman Manik
Muscab direncanakan akan digelar pada Mei 2026 mendatang, bertempat di Siantar Hotel. Agenda besar ini direncanakan turut mengundang jajaran Forkopimda, DPD PJS Sumut, serta berbagai organisasi pers lainnya di Sumatera Utara.
Edukasi: PJS Sebagai Wadah Wartawan Siber
Pimpinan Umum Nusantara News Today, Fernando Albert Damanik, memberikan pandangan bahwa konsolidasi ini adalah sinyal positif bagi dunia pers di Simalungun.
“Kekuatan organisasi pers terletak pada soliditas dan edukasi anggotanya. Dengan adanya pedoman UKW dan Advokasi, PJS Simalungun membuktikan diri sebagai wadah yang tidak hanya menghimpun, tapi juga melindungi dan meningkatkan kapasitas intelektual wartawan siber,” ungkap Fernando.
Melalui Muscab mendatang, PJS Simalungun berharap dapat melahirkan kepemimpinan dan program kerja yang semakin relevan dengan tantangan media digital saat ini, demi menjaga kualitas informasi bagi masyarakat Simalungun.
Editor: Fernando Albert Damanik 🖋️
Laporan: Josep Opranto Sagala


















Komentar