SIMALUNGUN – Semangat gotong royong terpancar kuat di Nagori Naga Bosar, Kabupaten Simalungun, Kamis (12/02/2026). Momentum peletakan batu pertama Koperasi Merah Putih (KMP) Nagori Naga Bosar menandai babak baru dalam upaya penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah Pamatang Silimakhuta.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Danramil 12/Saribu Dolok Kodim 0207/Simalungun, Kapten Inf Rudianto, sebagai wujud nyata dukungan TNI terhadap kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah binaan.
Kolaborasi Lintas Sektoral demi Kesejahteraan Rakyat
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya:
Pemerintah Daerah: Camat Pamatang Silimakhuta, Robby Silalahi, S.E., dan Pangulu Naga Bosar, Samuel Simbolon.
Instansi Terkait: Perwakilan Dinas Koperasi Simalungun, Rolas Luban Gaol, dan Bisnis Asisten KMP, Ando Lumban Gaol.
Tokoh Pendidikan & Masyarakat: Kepala Sekolah SD Negeri 098025 Netti Purba serta Ketua Maujana Nagori Pulung Girsang.
Pangulu Samuel Simbolon menegaskan bahwa KMP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya dalam mendukung sektor usaha kecil di desa. “Dengan kebersamaan, kita bisa tumbuh dan maju bersama,” ungkapnya optimis.
TNI: Koperasi Adalah Simbol Kekuatan Rakyat
Dalam arahannya, Danramil 12/Saribu Dolok, Kapten Inf Rudianto, menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa TNI selalu siap mengawal program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan warga.
“Koperasi adalah simbol kekuatan ekonomi rakyat. Jika dikelola dengan baik, KMP ini akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi Nagori Naga Bosar,” tegas Kapten Inf Rudianto.
Harapan Baru dari Naga Bosar
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis di tengah antusiasme warga yang hadir. Kehadiran koperasi ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi juga mampu membuka peluang usaha baru yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa yang mandiri dan sejahtera hanya bisa dicapai melalui kolaborasi yang harmonis.
Editor: Fernando Albert Damanik 🖋️ Laporan: Unit Liputan Ekonomi & Teritorial Simalungun


















Komentar