SIMALUNGUN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Simalungun menggelar rapat pemantapan struktural kepengurusan pada Rabu (11/02/2026). Bertempat di Pondok Caffe Tugo, Kabupaten Simalungun, rapat yang dimulai pukul 13:00 WIB ini berlangsung penuh semangat dan solidaritas tinggi.
Ketua DPD PSI Kabupaten Simalungun, Sahata Silalahi, menegaskan bahwa PSI merupakan partai yang sangat terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin berjuang bersama.
Strategi Menuju Kursi Legislatif
Dalam pemaparannya, Sahata Silalahi menekankan bahwa agenda utama rapat ini adalah menyusun strategi kemenangan untuk merebut kursi legislatif, mulai dari tingkat Kabupaten Simalungun, Provinsi, hingga tingkat Pusat.
“PSI siap menerima kepengurusan dan kader dari semua lapisan masyarakat. Kita adalah partai nasionalis yang religius dan inklusif,” ujar Sahata Silalahi dengan optimis.
Visi dan Misi Besar PSI
Rapat pemantapan ini juga menjadi ajang untuk mempertegas garis perjuangan partai kepada seluruh pengurus baru. Adapun visi dan misi yang menjadi kompas pergerakan PSI Simalungun adalah:
Visi: Mewujudkan Indonesia yang berkarakter kerakyatan, berkemanusiaan, berkeadilan, berkeberagaman, berkemajuan, dan bermartabat.
Misi: Menggalang kekuatan nasional melalui kepemimpinan politik yang ideologis, terorganisir, dan terstruktur.
Struktur Kepengurusan DPD PSI Kabupaten Simalungun
Berikut adalah susunan struktural DPD PSI Kabupaten Simalungun yang telah dimantapkan:
Ketua: Sahata Silalahi
Wakil Ketua: Jasermen Saragih
Sekretaris: Ilham Jhon Tuah
Bendahara: Siti Aminah Rangkuti
Wakil Sekretaris: Mhd Aidil Harahap
Gajah Kuat Bijaksana: Yel-Yel Pembakar Semangat
Acara ditutup dengan ungkapan terima kasih dari Sahata Silalahi kepada seluruh kader yang hadir. Suasana semakin membara saat seluruh pengurus menggemakan yel-yel khas dengan kompak: “Siapa kita? Aku PSI! Aku PSI! Aku PSI! Gajah kuat bijaksana, huuuuuuu!”
Rapat pemantapan ini diakhiri dengan doa bersama, menandai dimulainya langkah baru PSI Simalungun dalam kancah politik daerah yang lebih terstruktur dan bertenaga.
Editor: Fernando Albert Damanik 🖋️ Laporan: Josep Opranto Sagala


















Komentar