SIGAP TANGGAP BENCANA

Sungai Meluap, Polsek Bosar Maligas Gerak Cepat Evakuasi Warga dan Pastikan Situasi Aman

SIMALUNGUN – Respons cepat aparat kepolisian dan tim gabungan berhasil meredam potensi bencana banjir besar di Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, pada Kamis siang, 27 November 2025. Luapan Sungai Parpayakan dan Sungai Sordang akibat curah hujan tinggi menyebabkan pemukiman warga tergenang, namun penanganan berjalan aman dan kondusif.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri. Bhabinkamtibmas Polsek Bosar Maligas, Aipda H. Sinaga, langsung turun ke lokasi Lingkungan III Rendahan, Kelurahan Bosar Maligas, pukul 14.00 WIB, untuk memantau keselamatan warga.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

“Polsek Bosar Maligas langsung merespons begitu menerima informasi. Bhabinkamtibmas segera menuju lokasi untuk memantau kondisi warga dan memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang signifikan,” ujar AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pukul 19.30 WIB.

Imbauan Evakuasi dan Kewaspadaan Tinggi

 

Di lokasi, Aipda H. Sinaga bersama Pemerintah Kecamatan dan Koramil 07 Bosar Maligas bergerak cepat mendatangi rumah-rumah warga. Mereka memberikan imbauan untuk mengamankan barang berharga dan menyarankan warga di titik terendah agar segera mengungsi.

“Saya mengimbau warga agar tidak panik, namun tetap waspada. Bila air terus naik, segera mengungsi. Keselamatan lebih penting,” ucap Aipda H. Sinaga.

Warga yang tinggal dekat sungai juga diimbau untuk tidak mendekati aliran sungai yang arusnya meningkat karena dinilai sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak.

Polsek Siapkan Titik Evakuasi dan Apresiasi Kesigapan Petugas

 

Kepala Polsek Bosar Maligas, IPTU Sonni G. Silalahi, S.H., mengapresiasi kesigapan petugas lapangan. Ia mengonfirmasi bahwa Polsek telah berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan untuk menyiapkan titik evakuasi sementara jika debit air kembali meningkat pada malam hari.

IPTU Sonni juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memberikan informasi cepat, yang sangat membantu dalam pengambilan langkah penanganan.

“Polri hadir bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga saat masyarakat menghadapi bencana. Inilah bentuk pengabdian yang terus kami lakukan,” tegas AKP Verry Purba.

Situasi di Lingkungan III Rendahan kini dalam pemantauan intensif oleh Bhabinkamtibmas dan petugas Koramil yang bersiaga malam, demi memastikan keamanan wilayah dan membantu warga manakala banjir kembali naik.


(Josep Opranto Sagala)

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar