“Sidang Kasus Penganiayaan Terdakwa Mittun:Korban dan Keluarganya Pertanyakan Kredibilitas Saksi”

Pematang Siantar4930 Dilihat

Media NusantaraNews-Today .com.Kota Pematangsiantar -Perkara Nomor 127/Pid/.B/2025/Pengadilan Negeri Kota Pematangsianțar ,Perkara Penganiayaan Terdakwa bernama Mittun Rabu 01/Oktober/2025 /Pukul 15:57 Wib .Agenda Pemeriksaan saksi yang meringankan Terdakwa,diduga memberikan keterangan berbelit -belit.Adapun nama dari kedua saksi -saksi dari Terdakwa,saksi yang diminta keterangan pertama bernama Jalamhot Saragih dan saksi yang kedua bernama Riris .

Setelah sidang keterangan dari kedua saksi -saksi dari Terdakwa selesai .

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Maradona korban dari Penganiayaan Terdakwa Mittun menuturkan ,”Menurutnya atas dari keterangan dari saksi terdakwa pertama Jalamhot Saragih,tidak mengakui bahwa saya dipukuli padahal Sijalambok yang melerai saya dan melihat saya dipukuli oleh Terdakwa Mittun dan dialah menyuruh saya pulang ,karena dilihatnya saya berdarah -darah dan pada saat sidang si Jalambok Saragih tidak mengakui bahwa saya itu dipukuli oleh si Terdakwa Mittun “Saya sangat keberatan dengan keterangan ini ,karena dia yang menyaksikan , kemudian Riris saksi kedua saat memberikan keterangan di persidangan sangat berbelit -belit dan dia tidak mengakui
dan Riris tidak melihat saya dipukuli dan pada saat kejadian Riris tidak ada di Tempat kejadian ujar Maradona kepada awak media NusantaraNewas-Today.com.

Setelah itu adik dari korban Malini meminta kepada Majelis Ketua Hakim Pemimpin sidang agar sidang agenda kedepannya lebih tegas meminta keterangan kepada saksi -saksi,dimana keterangan dari pada saksi Terdakwa ,Jalambok Saragih pada saat memberikan keterangan dipersidangan mengatakan ,Jalambok Saragih tidak melihat adanya pemukulan sedangkan kesaksian dari yang kedua Riris dipersidangan, bahwa dikejadian itu lampu terang -menerang dia katanya menyaksikan bahwa tidak ada juga pemukulan di kejadian itu ,atas keterangan dari saksi Riris ini sangat berbelit -belit pungkas Malini .

(Laporan Josep Opranto Sagala)

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar