Menko Polkam di Medan: Forkopimda Harus Kompak Demi Kesejahteraan Rakyat

Medan4661 Dilihat

MEDAN – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa kekompakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi kunci keberhasilan pemerintahan daerah dalam menjalankan program pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan rakyat.

Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi Menko Polkam bersama Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat Provinsi Sumatera Utara di Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan, Medan, Minggu (15/3/2026).

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Dalam arahannya, Menko Polkam menyatakan setiap kebijakan pemerintah diambil melalui pertimbangan yang matang, terutama yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat dan kepentingan bangsa. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak gegabah dalam mengambil keputusan karena setiap langkah menyangkut nasib rakyat.

Terkait persiapan libur hari raya, Djamari memastikan pemerintah telah mengantisipasi kebutuhan masyarakat menjelang arus mudik, termasuk menjaga ketersediaan bahan pokok. Ia meminta masyarakat tidak khawatir terhadap pasokan sembako, termasuk minyak dan kebutuhan penting lainnya, karena seluruh kebutuhan dinyatakan tersedia seperti biasa.

Menko Polkam kembali menegaskan bahwa seluruh pekerjaan pemerintah pada akhirnya harus diarahkan untuk mensejahterakan rakyat. Karena itu, menurutnya, Forkopimda harus solid agar program kerja pemerintah daerah dapat berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi. Menurut Djamari, pemimpin yang masih lebih mengutamakan kepentingan diri sendiri daripada rakyat telah keliru memahami tugas kepemimpinan.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam turut menyoroti tantangan era digital yang ditandai dengan maraknya penyebaran informasi tidak benar. Ia mengingatkan tiga ancaman utama di ruang digital, yakni disinformasi, fitnah, dan kebencian, yang harus diwaspadai bersama agar tidak merusak stabilitas sosial.

Menurutnya, generasi muda Indonesia memiliki kemampuan besar di bidang teknologi informasi yang perlu diarahkan untuk hal-hal positif. Potensi itu, kata dia, harus dibina agar dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan informasi dan mendukung kepentingan bangsa.

Menutup arahannya, Djamari mengajak seluruh unsur pimpinan daerah dan masyarakat untuk terus bekerja bersama menghadapi berbagai tantangan di Sumatera Utara, termasuk penanganan bencana yang masih berlangsung. Ia menegaskan bahwa seluruh perhatian dan kerja pemerintah harus dicurahkan untuk kepentingan rakyat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Ketua DPRD, Kepala BINDA, dan Wali Kota Medan. Dari Kemenko Polkam, hadir pula Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, para deputi, dan staf khusus Menko Polkam.

penulis : humas polhukam

editor : fernando albert damanik

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar