Kabanjahe Darurat Narkoba! Jaringan Bandar TS alias Bolon Menggurita,

Mengapa Polres Tanah Karo Melempem?

Kabupaten Karo4571 Dilihat

KABANJAHE – Kabupaten Karo, khususnya Kota Kabanjahe, kini berada dalam titik nadir ancaman narkotika. Peredaran sabu-sabu dilaporkan bukan lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi, melainkan telah terstruktur secara masif dan terorganisir. Ironisnya, di tengah omzet haram yang kian melangit, aparat penegak hukum di Polres Tanah Karo dituding tak bergeming, seolah mempertontonkan ketidakberanian di hadapan para perusak generasi bangsa, Senin (23/02/2026).

Membongkar Struktur “Kaisar” Sabu Kabanjahe

Hasil investigasi dan informasi yang dihimpun tim redaksi mengungkap adanya struktur distribusi yang rapi di bawah kendali sosok berinisial TS alias Bolon. Ia diduga kuat sebagai “sutradara” utama yang membawahi sedikitnya 13 kaki tangan (anak main) yang tersebar di titik-titik vital dengan sistem kerja yang bervariasi, mulai dari sistem Cash On Delivery (COD) hingga pengelolaan barak narkoba.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Berikut adalah sebaran jaringan yang diduga beroperasi bebas di wilayah hukum Polres Tanah Karo:

  1. Toba: Area operasional Kota Kabanjahe (Sistem COD).

  2. Sabar: Basis di seputaran Lauchimba (Sistem COD).

  3. Tomy: Penguasa Gang Pengharapan Simpang 4 (Semi Barak & COD).

  4. Barus: Beroperasi di Warung Jalan Lingkar/Kilang Surbakti (Barak & COD).

  5. Annes: Simpang 3 Laudah (Barak & COD).

  6. Sabar BTN: Seputaran Tugu Bambu Runcing (COD).

  7. Pedek: Pajak Singa (Lokasi Ikan-ikan/Barak).

  8. Andre alias Langer: Terminal Bawah (Barak di lokasi Ikan-ikan).

  9. Lando: Terminal Bawah (Lokasi Ikan-ikan/Barak).

  10. Pino: Belakang Mesjid Agung/Gang Kembaren (Barak & COD).

  11. Pinus: Desa Brastepu (Wilkum Polsek Simpang IV – Sistem Barak).

  12. Guni: Kuta Buluh (Sistem Barak).

  13. Andi Kaban: Tongkoh (Wilkum Polsek Tigapanah – Sistem Barak).


Sorotan Tajam: Kasat Narkoba Polres Karo “Tutup Mata”?

Ketidakberanian Polres Tanah Karo untuk menyentuh jaringan TS alias Bolon memicu pertanyaan besar bagi publik. Nama-nama dan lokasi di atas dilaporkan bukanlah rahasia lagi, bahkan disinyalir telah diketahui oleh jajaran Satuan Narkoba Polres Karo di bawah pimpinan AKP Janny Hasudungan Pardede, SH.

“Ini sangat menjijikkan jika benar ada pembiaran. Bagaimana mungkin struktur yang sebegitu rapi dan lokasinya sudah menjadi rahasia umum tidak mampu ditindak? Apakah ada kekuatan besar di balik TS alias Bolon sehingga Polres Karo tampak melempem?” tegas sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Hantaman Jurnalisme Nurani: Tagih Janji Asta Cita

Pimpinan Umum Nusantara News Today, Fernando Albert Damanik, memberikan pernyataan keras terkait kondisi ini.

“Sumatera Utara sudah dinyatakan darurat narkoba nomor satu di Indonesia. Jika Polres Tanah Karo tetap tak berkutik menghadapi 13 jaringan di bawah kendali TS alias Bolon ini, maka publik berhak mendesak Kapolda Sumut segera mengevaluasi jabatan Kapolres dan Kasat Narkoba Karo. Kita mengawal Asta Cita Presiden Prabowo untuk pemberantasan narkoba, bukan untuk melihat aparat ‘bermain mata’ dengan bandar,” tegas Fernando.

Edukasi dan Kontrol Sosial

Berita ini merupakan bagian dari fungsi pers sebagai kontrol sosial agar aparat penegak hukum kembali ke relnya sebagai pelindung masyarakat. Publik Kabanjahe kini menunggu, apakah daftar nama di atas akan segera diciduk, atau Kabanjahe akan terus dibiarkan menjadi surga bagi para pengedar sabu.


Editor: Fernando Albert Damanik 🖋️

Laporan: Tim Investigasi Kriminal Nusantara News Today

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar