KSAD Maruli Simanjuntak Kerahkan Prajurit Tanam Bahan Pangan di Lahan TNI AD, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Berita utama, Jakarta4675 Dilihat

JAKARTA, INDONESIA – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) secara resmi mengalokasikan dan memanfaatkan lahan miliknya untuk mendukung penuh program strategis pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan telah mengeluarkan perintah kepada seluruh jajaran prajurit untuk terlibat aktif dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

“Saya sudah memerintahkan para prajurit untuk menanam bahan pangan, sayuran, dan buah-buahan di lahan-lahan milik TNI AD, untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG),” kata Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Perintah ini menunjukkan komitmen TNI AD untuk berperan langsung dalam menjamin ketersediaan pasokan gizi, yang merupakan pilar penting keberhasilan program MBG.

 

Peran Kunci TNI AD: Dari Lahan Tidur Jadi Pasokan Pangan

 

Langkah KSAD Maruli Simanjuntak ini merupakan kelanjutan dari program ketahanan pangan TNI AD yang gencar dilakukan, termasuk mengubah lahan tidur (lahan tidak produktif) menjadi area tanam yang produktif di seluruh Kodam.

Tiga poin utama keterlibatan TNI AD dalam MBG:

  1. Suplai Mandiri: Lahan-lahan milik TNI AD kini difungsikan sebagai sumber pasokan bahan pangan, sayuran, dan buah-buahan segar. Upaya ini bertujuan untuk menstabilkan harga pasokan dan memastikan kualitas bahan baku MBG.
  2. Dukungan Logistik dan Personel: Sebelumnya, KSAD Maruli juga telah menjamin kesiapan personel Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan kendaraan operasional TNI AD (seperti dari Kodim) untuk membantu pendampingan, penyaluran, hingga pendataan penerima manfaat MBG di seluruh wilayah.
  3. Penguatan Kapasitas: TNI AD juga aktif dalam program pelatihan manajemen makanan institusional dan gizi, termasuk kerja sama dengan negara lain, untuk memastikan dapur-dapur sehat yang dibantu TNI AD beroperasi dengan standar kebersihan dan gizi optimal.

KSAD menegaskan bahwa keterlibatan ini adalah wujud nyata pengabdian TNI AD kepada rakyat dalam memperkuat ketahanan nasional di sektor pangan dan kesehatan masyarakat.

redaksi

Komentar