Polda Sumut Masih menahan beberapa orang Demonstran yang Unjuk Rasa di DPRD Sumut Tuntut Pembatalan Kenaikan Tunjangan DPR

Medan, SUMATRA UTARA5704 Dilihat

Polisi Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) masih menahan beberapa orang demonstran yang berunjuk rasa di DPRD Sumut, pada Selasa (26/8/2025). Hingga Rabu (27/8/2025) sekitar pukul 05.40 WIB, puluhan pengunjuk rasa yang terdiri dari mahasiswa dan warga sipil masih ditahan oleh petugas kepolisian.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, para demonstran dikumpulkan di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, namun polisi melarang pihak Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Sumut, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, dan Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara (Bakumsu) sebagai pendamping hukum dan keluarga para demonstran untuk melihat kondisi sekaligus proses pemeriksaan yang dilakukan oleh aparat tersebut.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

“Kami tidak diberikan akses untuk melihat kondisi para demonstran.
Rabu pagi 27/08/2025

Alasan polisi, karena puluhan demonstran itu sedang menjalani proses pemeriksaan. Namun, petugas tidak menjelaskan terkait pemeriksaan yang dimaksud.

Hal serupa juga disampaikan oleh salah seorang keluarga demonstran yang ditangkap, Ratih warga Kecamatan Medan Marelan. Dia mengaku gelisah karena belum berkomunikasi dengan adik laki-lakinya yang juga seorang warga sipil. Komunikasi mereka terputus sejak Selasa sore hingga Rabu pagi.

“Itu biasanya mereka yang ditangkap diperlakukan seperti apa ya?,” katanya saat ditemui di depan gerbang masuk Makopolda Sumut.

“Soalnya adik kami ini cuma kerja, enggak ikut demo. Kami khawatir dengan kondisinya,” imbuhnya.

Sementara itu, di luar gerbang pintu masuk Polda Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, sejumlah teman hingga keluarga para demonstran yang ditangkap tampak berhadir. Mereka menanti kepastian tentang kabar para pengunjuk rasa tersebut selama berjam-jam.

Wartawan yang mencoba untuk melalukan peliputan mendapat larangan oleh petugas yang berada di pos penjagaan. Izin hanya diberikan kepada keluarga dan pendamping hukum saja. Meski tidak boleh melihat kondisi para demonstran.

Hingga berita ini dimuat, kepastian kabar puluhan orang yang ditangkap itu masih belum diketahui.

laporan oleh : syafwan

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar