Supir Kadis Sosial Toba Ditemukan Tewas di Sungai Aek Alian Hutagaol Balige

kabupaten toba5665 Dilihat

TOBA – Nusantaranews-today.com
Tragedi mengejutkan terjadi di Kabupaten Toba. Frengki Boris Sitorus (36), tenaga honorer di Dinas Sosial Kabupaten Toba yang sehari-hari bertugas sebagai supir Kadis Sosial Lalo Simanjuntak, ditemukan meninggal dunia di Sungai Aek Alian, Desa Hutagaol, Kecamatan Balige, Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 15.44 WIB.

Korban merupakan warga Silalahi Dolok, Desa Silalahi Pagar Batu, Kecamatan Balige. Saat ditemukan, tubuh korban sudah membengkak dengan pakaian lengkap: kemeja biru, celana jeans biru, serta sepatu putih.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Penemuan Mayat

Korban pertama kali ditemukan oleh Amriko Napitupulu (40) saat memancing di sekitar lokasi. Melihat ada sosok mengapung, ia segera memanggil temannya Pinto Sigalingging (46), warga Desa Hutagaol Peatalum. Keduanya lalu melaporkan ke Kepala Dusun II Liga-Liga dan Polsek Balige.

Sekitar pukul 17.20 WIB, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans RS HKBP Balige menuju RSUD Porsea untuk dilakukan visum. Pihak keluarga kemudian melaporkan penemuan ini ke Polres Toba dan meminta dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Tebing Tinggi.

Keterangan Kepolisian

Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga, SH, SIK melalui Kapolsek Balige AKP Libertius Siahaan, SH membenarkan penemuan mayat tersebut. Dari hasil visum awal, korban diperkirakan sudah meninggal sejak tiga hari lalu.

“Dilihat dari kondisi tubuhnya yang sudah membengkak, korban diduga meninggal sekitar tiga hari lalu dan terbawa arus sungai,” ujar Libertius.

Selain jasad korban, polisi juga menemukan barang bukti di lokasi, antara lain:

  • Jok sepeda motor RX King warna hitam merah,
  • Dua pecahan sayap sepeda motor warna merah,
  • Plat nomor BB 2530 EI bertuliskan Ramot,
  • Dompet berisi identitas, dan
  • Satu unit telepon genggam.

Diketahui, sepeda motor RX King itu milik Ramot Siahaan (25), warga Desa Hinalang, Kecamatan Balige. Dari keterangan Ramot, mereka sempat bertukar kendaraan pada 4 September lalu. Motor dinas plat merah yang biasa dipakai korban digunakan oleh Ramot, sementara korban membawa RX King miliknya.

Rekam Jejak Korban

Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Sosial Toba, Uly Siahaan, menyebut korban telah menjadi tenaga honorer sejak 2015. Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras, ramah, dan bertanggung jawab.

“Kami terakhir bertemu Kamis sore di kantor. Saya benar-benar tidak menyangka ia meninggal dengan cara tragis seperti ini. Dia itu orang baik,” ungkap Uly.

Uly menambahkan, pihak dinas bersama keluarga korban sudah melaporkan kasus ini secara resmi ke kepolisian.

“Kami berharap kasus ini segera terungkap. Jika ada unsur pidana, pelakunya harus ditangkap,” tegasnya.

Catatan Redaksi

Kasus ini kini dalam penyelidikan Polres Toba. Pihak keluarga menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian Frengki Boris Sitorus.


Redaksi 

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar