Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Penopang Industri Pertahanan Nasional

Medan, SUMATRA UTARA5609 Dilihat

Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan komitmennya agar Sumut berkontribusi besar bagi penguatan industri pertahanan nasional. Harapan itu disampaikannya saat membuka Kuliah Kerja Iptek Pasis Sesko AU A-63, yang digelar di Hotel Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Rabu (27/8).

Tema kegiatan ini adalah Optimalisasi Sinergitas Industri Strategis Nasional Guna Menunjang Hilirisasi dalam Rangka Pertahanan Negara.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Persiapan Indonesia Emas 2045

Bobby menekankan, hilirisasi industri menjadi kunci penting untuk mempersiapkan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Ia menyebut Sumut patut berbangga karena menjadi daerah pilihan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Sesko AU) untuk penyelenggaraan kuliah kerja tersebut.

“Kami beruntung dipilih sebagai lokasi Kuliah Kerja Iptek Sesko AU. Harapan saya, Sumut bisa berperan besar dalam pengembangan industri nasional, terutama di sektor pertahanan,” ujar Bobby.

Industri Pertahanan Jadi Prioritas

Menurut Bobby, masih banyak potensi industri di Indonesia, termasuk di Sumut, yang belum tergarap optimal. Salah satunya adalah industri pertahanan, yang dinilainya dapat berkembang pesat bila didukung hasil riset dan kajian mendalam.

“Kajian dari bapak-bapak Pasis Sesko AU akan menjadi tonggak penting untuk mendorong lahirnya kebijakan dan langkah nyata pengembangan industri pertahanan di Sumut. Dampaknya akan signifikan terhadap hilirisasi industri nasional,” tegasnya.

Fokus Kajian pada Objek Vital Pertahanan

Sementara itu, Wadan Sesko AU Marsekal Pertama TNI Joko Sugeng Sriyanto menjelaskan alasan pemilihan Sumut sebagai lokasi kuliah kerja, yakni adanya sejumlah objek vital pertahanan nasional yang relevan untuk dikaji.

Total 137 peserta mengikuti kuliah kerja ini, terdiri dari pejabat struktural dan fungsional TNI dari matra darat, laut, udara, serta empat perwira putra daerah asal Sumut.

“Seluruh peserta akan mengumpulkan informasi, data, dan menyusun kajian strategis terkait potensi hilirisasi industri Sumut guna mendukung ketahanan dan pertahanan negara,” ujar Joko.

Forkopimda Sumut Hadir

Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Samtana Tarigan, jajaran Pangdam I/BB, unsur Forkopimda Sumut, akademisi, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemprov Sumut.

laporan oleh : syafwan

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar