SIMALUNGUN – Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun terus menggaungkan pentingnya pembentukan karakter mandiri pada anak sejak usia dini. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi kepada orang tua dalam program Parenting Talks yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan peran keluarga dalam proses tumbuh kembang anak.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Frits Ueki Prapanca Damanik, menegaskan bahwa kemandirian anak tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses pembiasaan yang dilakukan secara konsisten di lingkungan keluarga.

Menurutnya, orang tua memiliki peran strategis dalam memberikan ruang bagi anak untuk belajar mandiri melalui aktivitas sederhana sehari-hari.

“Memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan hal-hal kecil secara mandiri, seperti merapikan mainan atau memilih pakaian sendiri, merupakan langkah awal dalam membangun rasa percaya diri,” ujarnya.

Selain itu, kemampuan problem solving juga dinilai penting untuk dilatih sejak dini. Anak perlu diberi kesempatan menghadapi tantangan ringan agar terbiasa berpikir kreatif dan mampu mencari solusi secara mandiri.

Disdik Simalungun juga mendorong orang tua agar melibatkan anak dalam pengambilan keputusan sederhana dengan tetap memberikan batasan yang aman. Hal ini bertujuan agar anak memahami konsekuensi dari setiap pilihan yang diambil serta menumbuhkan rasa tanggung jawab.

Dalam praktiknya, pembentukan karakter mandiri juga dapat dilakukan dengan melibatkan anak dalam tugas rumah tangga maupun aktivitas sekolah sesuai dengan usia dan kemampuan mereka.

Lebih lanjut, anak juga perlu diarahkan untuk memiliki tujuan pribadi, baik di bidang akademik, olahraga, maupun hobi. Dengan adanya tujuan, anak akan belajar mengatur waktu, menghadapi tantangan, serta merasakan kepuasan atas pencapaian yang diraih.
Melalui program ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun berharap para orang tua dapat lebih aktif dalam mendampingi dan membimbing anak, sehingga mampu menciptakan generasi yang mandiri, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Laporan : Humas Disdik
Editor Fernando Albert Damanik


















Komentar