Sinergi di Meja Kopi:

Camat Silimakuta Richard Girsang Serap Aspirasi Warga dan Insan Pers di Saribudolok

Kab.simalungun4532 Dilihat

SARIBUDOLOK – Pemandangan berbeda terlihat di salah satu warung kopi di pusat Kelurahan Saribudolok, Kecamatan Silimakuta. Di tengah kepulan asap kopi, Camat Silimakuta, Richard K.P. Girsang, duduk semeja dalam diskusi santai bersama sejumlah insan pers dan tokoh masyarakat, Jumat (06/03/2026).

​Pertemuan non-formal ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan serta harapan terkait pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Silimakuta tanpa sekat birokrasi yang kaku.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Menyerap Aspirasi dari “Akar Rumput”

​Dalam diskusi tersebut, Richard Girsang menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara pemerintah kecamatan dengan warga. Menurutnya, warung kopi sering kali menjadi tempat lahirnya ide-ide jujur dan kritik membangun yang tidak terdengar di ruang rapat formal.

​”Kita ingin mendengar langsung apa yang menjadi kendala di tengah masyarakat, baik itu soal infrastruktur pertanian, kebersihan pasar Saribudolok, hingga pelayanan administrasi. Masukan dari teman-teman pers juga sangat berharga sebagai kontrol sosial agar kinerja kecamatan tetap pada relnya,” ujar Richard Girsang di sela diskusi.

Hantaman Jurnalisme Nurani: Pemimpin Harus Mau Mendengar

​Pimpinan Umum Nusantara News Today, Fernando Albert Damanik, memberikan pandangan positif atas gaya kepemimpinan “jemput bola” yang ditunjukkan oleh Camat Silimakuta.

“Pemimpin yang mau duduk di warung kopi bersama rakyat dan jurnalis adalah pemimpin yang memiliki nyali untuk dikritik. Di Silimakuta, kita berharap diskusi ini bukan sekadar seremonial, tapi menjadi pintu masuk bagi solusi nyata atas permasalahan petani jeruk dan sayur yang menjadi urat nadi ekonomi di Saribudolok,” tegas Fernando.

 

Edukasi Publik: Peran Media sebagai Jembatan Informasi

​Secara edukatif, kehadiran insan pers dalam diskusi ini mempertegas peran media sebagai pilar keempat demokrasi. Media bertugas memvalidasi keluhan warga dan menyampaikannya secara objektif kepada pemangku kebijakan. Sebaliknya, pemerintah kecamatan dapat menggunakan kanal media untuk menyosialisasikan program-program strategis yang sedang dijalankan.

​Beberapa isu yang sempat mencuat dalam diskusi tersebut antara lain optimalisasi drainase di jalan lintas Saribudolok serta peningkatan koordinasi keamanan lingkungan (Kamtibmas) menjelang akhir pekan yang biasanya padat pengunjung.

Komitmen Pelayanan Tanpa Jarak

​Camat Richard Girsang menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti poin-poin diskusi tersebut ke tingkat yang lebih tinggi jika diperlukan. Langkah proaktif ini diharapkan mampu membangun kepercayaan publik (public trust) bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah pergumulan rakyatnya.

​”Diskusi kecil seperti ini akan terus kita pupuk. Informasi yang cepat dan akurat adalah modal utama kita membangun Silimakuta yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya.

Editor: Fernando Albert Damanik 🖋️

Laporan: Unit Liputan Wilayah Simalungun Atas

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar