SINERGI BUDAYA DAN NURANI:

KRJP Sumut Gelar Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim, Bukti Pemuda Seni Punya Kepekaan Sosial Tinggi

Kab.simalungun4533 Dilihat

SIMALUNGUN – Momentum bulan suci Ramadan menjadi ruang bagi keluarga besar Kesenian Reog Jaranan Pemuda (KRJP) Sumatera Utara untuk menunjukkan eksistensinya. Tidak hanya lincah dalam melestarikan warisan leluhur, para pemuda pegiat seni ini membuktikan kepeduliannya melalui aksi sosial pemberian santunan kepada puluhan anak yatim, Selasa (10/03/2026).

Kegiatan ini menjadi simbol bahwa di tangan generasi muda, budaya dan nilai-nilai religius dapat berjalan beriringan demi kemaslahatan masyarakat.

Ikuti Kami

Dapatkan Update Berita Tercepat

YouTube
45.2K Subs
Subscribe
WhatsApp
18.5K Followers
Gabung
Telegram
12.3K Members
Join
Facebook
125.4K Fans
Ikuti
Google News
5.4K Readers
Ikuti

Pemerintah Kabupaten Simalungun Berikan Apresiasi Tinggi

Ketua Panitia, Rezi Ardiansah, mengawali acara dengan laporan yang menekankan bahwa inisiatif ini murni lahir dari semangat kebersamaan para pemuda untuk berbagi kebahagiaan. Langkah positif ini pun mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Bupati Simalungun, H. Anton Ahmad Saragih, melalui Camat Siantar, Muhammad Iqbal, menyatakan kebanggaannya atas dedikasi KRJP Sumut.

“Pemerintah mendukung penuh wadah kreatif seperti KRJP yang tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai kemanusiaan di dalam organisasinya. Ini adalah teladan bagi organisasi kepemudaan lainnya,” ujar Iqbal saat membacakan amanat Bupati.


Pembina KRJP Sumut: Teruslah Menjadi Pionir Kebaikan

Dukungan senada juga mengalir dari Sekda Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, yang juga merupakan Pembina KRJP Sumut. Mewakili beliau, Iman Nainggolan berpesan agar KRJP terus konsisten menjadi motor penggerak bagi pemuda di Sumatera Utara dalam melakukan aksi sosial yang berdampak langsung.

Ketua Umum KRJP Sumut, Muhammad Dimas Pramana, menegaskan bahwa seni Reog dan Jaranan adalah media pemersatu pemuda dalam hal kebaikan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa identitas pemuda pegiat seni adalah identitas yang peduli. Melalui santunan ini, kami berharap kehadiran KRJP Sumut benar-benar dirasakan manfaatnya. Ini bukan sekadar acara tahunan, tapi agenda wajib yang akan terus kami lestarikan,” tegas Dimas dengan penuh komitmen.

Catatan Jurnalisme Nurani: Seni sebagai Jembatan Empati

Pimpinan Umum Nusantara News Today, Fernando Albert Damanik, memberikan pandangan bahwa apa yang dilakukan KRJP adalah bentuk nyata dari penguatan karakter bangsa.

“Seni tradisional seringkali dianggap kuno, namun KRJP berhasil mengemasnya menjadi sesuatu yang modern dan berjiwa sosial. Inilah jurnalisme nurani yang kita dukung; melihat pemuda tetap teguh dengan budayanya namun memiliki hati yang luas untuk berbagi dengan sesama,” ungkap Fernando.

Suasana Khidmat dan Kekeluargaan

Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan ini diisi dengan pemberian santunan secara simbolis, dilanjutkan dengan tausiah menyentuh dari Al-Ustadz Ahmad Fauzi Lubis. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan berbuka puasa, menciptakan suasana hangat di tengah keluarga besar KRJP dan anak-anak yatim piatu yang hadir.

Melalui kegiatan ini, KRJP Sumatera Utara mengirimkan pesan kuat kepada publik: bahwa melestarikan budaya tidak hanya soal menjaga tarian, tapi juga menjaga kasih sayang terhadap sesama.


Editor: Fernando Albert Damanik 🖋️

Laporan: Josep Opranto Sagala

Nusantara News Popup - Boss WA

Komentar